Limapuluh KotaSumatera Barat

2 Unit Rumah Gadang di Lima Puluh Kota Terbakar, Kerugian Ditaksir Sekitar Rp300

×

2 Unit Rumah Gadang di Lima Puluh Kota Terbakar, Kerugian Ditaksir Sekitar Rp300

Sebarkan artikel ini
Api bergejolak di 2 Rumah Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

LIMAPULUH KOTA, marapost.com-Dua buah rumah adat Minang (Rumah Bagonjong, disebut juga “Rumah Gadang” di nagari Tungkar, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Senin (27/4/2026) terbakar. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.O0 Wib, tidak tertolong, hingga hangus.

Akibat insiden ini, diperkirakan mengalami kerugian materiil cukup pantastis, cukup besar lebih kurang Rp300 juta, orang Minang bilang, masih beruntung tidak ada korban jiwa maupun cidera. Informasi berhasil dihimpun, keterangan saksi mata, api mulai terlihat menyala dan mengeluarkan asap tebal dari lokasi, sudah membesar saja.

Begitu api terlihat sudah menggebubu itu, warga langsung menghubungi Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kabupaten Limapuluh Kota, Kompleks kantor lama  Bupati Limapuluh Kota di Payakumbuh, melaporkan ada kebakaran.

Laporan resmi dari lokasi kejadian diterima pihak berwenang pukul 10.27 WIB. Sebagai bentuk tanggapan cepat, unit petugas pemadam kebakaran bergerak cepat berangkat menuju lokasi peristiwa kebakaran, pada pukul 10.28 WIB.

Sampai dilokasi, petugas langsung membagi tugas memadamkan api dan melakukan upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke bangunan lain. Proses penanganan dan pemadaman api berlangsung selama kurang lebih dua jam, hingga akhirnya kebakaran dapat diselesaikan secara tuntas hingga situasi dapat terkendali pada pukul 13.00 WIB.

Rumah Gadang terbakar itu milik  Alwadrim Salo dan Rumah Gadang milik Suriati Suku Kutianyia. Kedua bangunan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi bagi masyarakat setempat, selain berfungsi sebagai tempat tinggal dan tempat pelaksanaan berbagai kegiatan adat.

Apa penyebab insiden ini, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui asal api hingga dua unit rumah gadang ini terbakar hangus, beberapa sumber menyebut, masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat berjanji akan terus melakukan penyelidikan secara tuntas, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, serta memberikan bantuan dan pendampingan kepada para pemilik bangunan yang terkena dampak, guna membantu memulihkan kondisi kehidupan sebagaimana sedia kala.[Nahar Sago]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *