PADANG PARIAMAN, marapipost.com-Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis, buka secara resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP se-Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 di SMPN 2×11 Enam Lingkung, Sicincin.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya membangun generasi muda yang unggul, kreatif, sehat, dan berkarakter. Semangat kompetisi, kreativitas, dan sportivitas mewarnai pembukaan O2SN) dan FLS3N tingkat SMP se-Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026.
Kegiatan ini diagenda dunia pendidikan tiap tahun, untuk tahun 2026 ini resmi dibuka Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang unggul, kreatif, sehat, dan berkarakter.
Acara pembukaan berlangsung meriah, penuh antusiasme. Ratusan peserta, official, guru pendamping datang, hingga kehadiran para kepala sekolah, memadati areal kegiatan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hendri sebagai lembaga bertanggung jawab secara teknis juga hadir.
Juga Asisten II Rudy, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat 2×11 Enam Lingkung, para dewan juri, unsur pendidikan lainnya yang datang dari berbagai penjujru Padang Pariaman.
Bupati JKA dalam sambutannya menegaskan, O2SN dan FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan yang hanya mengejar prestasi semata, melainkan lebih dari itu, yakni sebagai ruang pembentukan karakter dan pengembangan potensi generasi muda secara utuh.
“Generasi muda hari ini tidak cukup hanya unggul secara akademik. Mereka juga harus memiliki mental tangguh, jiwa kompetitif, kreativitas, kemampuan berkarya, serta karakter yang kuat”, tegas JKA di hadapan peserta.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Ia menyebut, melalui kegiatan olahraga dan seni seperti O2SN dan FLS3N, pemerintah sedang menanam investasi besar untuk masa depan daerah.
“Dari lapangan olahraga dan panggung seni inilah akan lahir calon atlet, seniman, pemimpin, inovator, dan generasi emas Padang Pariaman yang nantinya membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi”, ungkapnya disambut tepuk tangan peserta.
JKA juga mengingatkan seluruh peserta, agar menjadikan kompetisi ini sebagai sarana belajar, membangun pengalaman, sekaligus memperkuat semangat sportivitas dan kejujuran. “Menang atau kalah adalah bagian dari proses. Yang paling penting adalah semangat untuk terus berkembang, berani tampil, dan terus mengasah kemampuan diri”, pesannya.
Pelaksanaan O2SN dan FLS3N tingkat SMP tahun ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta-talenta terbaik Kabupaten Padang Pariaman yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Pemerintah daerah pun optimistis, melalui pembinaan yang berkelanjutan, generasi muda Padang Pariaman akan tampil sebagai generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya prestasi, berbudaya, dan berdaya saing tinggi.[lk/k]











