PASAMAN, Marapi Post.com-Kreativitas anak nagari bukan sekadar warisan budaya yang perlu dijaga, tetapi juga potensi yang harus dikembangkan untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan mandiri secara ekonomi.
Semangat inilah yang mengemuka dalam Pentas Seni dan Kreativitas Anak Nagari Pauh, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Acara itu dibuka Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan mahasiswa KKN ISIPP dan UNIB, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi panggung bagi anak nagari untuk menampilkan bakat sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang kreativitas yang tumbuh dari lingkungan masyarakat.
Salah satu upaya itu diwujudkan melalui program unggulan “Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN)” yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pasaman untuk lima tahun ke depan.
Bupati Welly menegaskan, PKAN harus menjadi wadah nyata bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyalurkan minat, serta membangun kepercayaan diri melalui kegiatan yang positif dan produktif.
“Ini merupakan bagian dari program unggulan Kabupaten Pasaman, yaitu Pusat Kreativitas Anak Nagari atau PKAN. Program ini juga telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Pasaman untuk lima tahun ke depan,” ujar Welly.
Menurutnya, pembangunan generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal. Anak nagari juga membutuhkan ruang untuk berekspresi, mengasah keterampilan, mengenali potensi diri, dan belajar menghargai kekayaan budaya daerah.
“Kita ingin anak-anak Pasaman memiliki ruang untuk mengekspresikan kreativitasnya. Dari kegiatan seperti inilah kita berharap lahir generasi muda yang percaya diri, berkarakter, dan mampu membawa nama baik Pasaman. Ke depan, anak nagari juga diharapkan dapat mengembangkan keterampilan secara mandiri sehingga berpeluang meningkatkan ekonomi melalui sektor kreatif,” tuturnya.
Ia juga mengimbau seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman agar memastikan program PKAN berjalan sesuai tujuan dan harapan bersama. Dukungan lintas perangkat daerah dinilai penting agar program tersebut tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Welly menekankan, pengembangan kreativitas perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, sekolah, masyarakat, dan pemerintahan nagari. Dengan demikian, potensi anak-anak dapat dibina sejak dini, sementara nilai-nilai adat dan budaya tetap menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi penerus.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman. Selain mendorong tumbuhnya kegiatan positif bagi generasi muda, Diskominfo berperan dalam membantu memperkenalkan potensi dan kreativitas anak nagari kepada masyarakat luas melalui publikasi yang positif.
Sekretaris Diskominfo Kabupaten Pasaman, Ahdi Susanto, mengatakan pentas seni seperti ini memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menampilkan kemampuan sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri.
“Diskominfo tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Anak-anak nagari harus diberikan ruang untuk berkarya, berekspresi, dan menunjukkan potensi mereka. Kreativitas anak nagari juga perlu kita dorong dan publikasikan secara positif agar dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pertunjukan, pentas seni tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Seni tradisi yang diperkenalkan sejak dini dapat menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap identitas nagari sekaligus membuka peluang pengembangan kreativitas yang bernilai.
Mahasiswa KKN Tinggalkan Jejak Pengabdian
Kegiatan itu juga menjadi momentum pelepasan mahasiswa KKN ISIPP dan UNIB yang telah menyelesaikan pengabdian di Nagari Pauh. Kehadiran mahasiswa selama menjalankan program KKN diharapkan meninggalkan pengalaman, pengetahuan, dan kontribusi positif bagi masyarakat setempat.
Dosen pembimbing ISIPP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman serta Pemerintah Nagari Pauh atas penerimaan dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa selama menjalankan pengabdian.
Apresiasi serupa disampaikan Wali Nagari Pauh. Ia menghargai kehadiran mahasiswa KKN yang telah memberikan warna positif dan berkontribusi dalam kehidupan masyarakat selama berada di nagari tersebut.
Bupati Welly berharap pengalaman mahasiswa selama KKN dapat menjadi bekal berharga untuk mengembangkan kepedulian sosial, memperkuat kemampuan beradaptasi, serta mendorong mereka terus berkontribusi bagi masyarakat setelah kembali ke kampus dan memasuki dunia kerja.
Suasana kegiatan berlangsung semarak dengan beragam penampilan seni dan kreativitas, di antaranya Tari Pasambah. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bentuk ekspresi budaya yang memperlihatkan pentingnya menjaga tradisi sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya.
Melalui pentas seni dan penguatan PKAN, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap nagari tidak hanya menjadi tempat tumbuhnya generasi muda, tetapi juga menjadi ruang lahirnya kreativitas, karakter, dan kemandirian yang berakar pada adat serta budaya Minangkabau.[lk/k]











