BATUSANGKAR, Marapi Post.com-Untuk merampungkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Tanjung Baru dan Pasar Serikat C Batusangkar, Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Eka Putra kembali berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU RI Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Bupati Eka Putra diterima langsung Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Sarana dan Prasarana Strategis Kuswara, Plt Sesdirjen Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo, serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Barat R. Rifi Firdaus Lustika.
Dikatakan Eka, persiapan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk pembangunan SR semakin matang. Hal itu diperkuat laporan Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat ini terus mematangkan berbagai kebutuhan pembangunan itu.
Pada pertemuan itu Eka juga menyampaikan sejumlah kebutuhan pendukung mencakup akses jalan menuju lokasi SR dengan lebar jalan masuk ke kawasan sekolah tujuh meter lebih kurang.
Untuk itu, Eka Putra berharap peningkatan jalan provinsi yang menjadi akses utama menuju lokasi SR dapat segera dimasukkan dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD), sehingga akses menuju kawasan tersebut dapat dibangun dan ditingkatkan kualitas jalan.
Menyikapi rencana pembangunan pasar Serikat C Batusangkar, Eka Putra mengatakan, Pemerintah Tanah Datar telah menyiapkan seluruh kelengkapan data diperlukan untuk rencana pembangunan pasar Serikat C itu.
Seterusnya, Plt Dirjen Sarana dan Prasarana Strategis Kuswara menjelaskan desain pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar siap untuk dilanjutkan.Desain dan buildnya sudah siap dan tinggal koordinasikan dengan kementerian terkait agar pelaksanaan bisa berjalan cepat sesuai target groundbreaking bulan September mendatang.
Dalam hal ini, ucap Kuswara, Pemerintah Tanah Datar dinilai bergerak cepat dalam menyiapkan berbagai kelengkapan administrasi pembangunan.Pemerintah Tanah Datar, kami lihat sangat cepat dalam menyiapkan proses administrasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Sedangkan Plt Sesdirjen Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo menyatakan, pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan menggunakan skema multiyears. Untuk proses selanjutnya pelaksanaan pembangunan membutuhkan persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretariat Negara,pungkas Agung Hari Prabowo.[emer]











