PASAMAN BARAT, marapipost.com-Pasaman Barat, Sumatera Barat, Sabtu (13/6/2026) gelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2023, Tentang Penanggulangan Bencana di Jorong Langgam Jaya, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali. Tampil sebagaui nara sumber, anggota DPRD Sumatera Barat, Zulkenedi Said.
Kegiatan diawali kata sambutan Pemerintahan Nagari Kinali Syafril Anwar SH Dalam sambutannya ia menyampaikan usulan dan aspirasi masyarakat petani atau kelompok tani yang ada di Nagari Kinali, keluh kesah para petani selama inirusaknya jalan penghubung pinggir Sungai Batang Kinali.
Jalan itu menuju lahan pertanian, perkebunan, dan satu lagi penyangga Jembatan Batang Kinali Rantau Panjang. rusak akibat banjir berapa bulan yang lalu terangnya. Syafril Anwar. Tersebut. Wejangan Wali Nagari didengar seluruh peserta yang hadir.
Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan di Nagari Kinali. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya Anggota kelompok tani dan pelaku usaha perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.setempat
Zulkenedi menjelaskan, Perda Nomor 4 Tahun 2023 itu hadir sebagai landasan hukum untuk memperkuat pengelolaan komoditas unggulan perkebunan secara berkelanjutan, mulai dari aspek budidaya, pengolahan, pemasaran hingga perlindungan terhadap petani.
“Perda ini bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan kepada petani, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing komoditas perkebunan Sumatera Barat agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat”, ujar Zulkenedi mengatakan didepan peserta yang hadir di sosialisasi. tersebut
Kegiatan berlangsung sukses, lancar, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pendapat dan aspirasi dan persoalan yang dihadapi petani, mulai dari harga komoditas yang fluktuatif, kebutuhan sarana produksi, hingga akses Infrastruktur jalan agar untuk hasil perkebunan
Menurut Zulkenedi masukan dari masyarakat akan menjadi bahan penting nya. dalam memperjuangkan kemajuan yang berpihak kepada petani di tingkat provinsi. Ia berharap kehadiran Perda ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani dan mendorong lahirnya sektor perkebunan yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.
Suasana kegiatan penuh keakraban tersebut dan ada sesi tanya jawab dari masyarakat dan diskusi bersama tokoh masyarakat. berapa Ninik mamak Warga Nagari Kinali mengapresiasi upaya Zulkenedi Said dalam memberikan keterangan dan pemahaman mengenai regulasi daerah yang dinilai sangat penting bagi pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di nagari kinali khususnya di Kabupaten Pasaman Barat. Pada umumnya
“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami hak, peluang, dan peran mereka dalam mewujudkan tata kelola komoditas unggulan perkebunan yang berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan bersama”, jelas Zulkenedi.
di tempat terpisah Sekretaris Nagari Kinali Syafril Anwar menyampaikan rasa lega dengan kehadiran Perda No 4 Tahun 2023 ini. Ia menyatakan keyakinannya bahwa peraturan tersebut akan meminimalisir dampak kerugian dan kerusakan jika suatu saat terjadi bencana di wilayah mereka.kita contohnya saja seperti akses Infrastruktur jalan dan jembatan
“Kami sangat mengapresiasi lahirnya Perda No 4 Tahun 2023 ini. Sebagai perwakilan masyarakat Nagari Kinali. kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Zulkenedi Said. yang telah dengan tulus mensosialisasikan Perda ini,” Ujarnya
Dalam sampeyan Zulkenedi di hadapan para masyarakat nagari Kinali, menjelaskan bahwa Sumatera Barat memiliki keanekaragaman potensi bencana karena cakupan geografis yang melibatkan wilayah darat, perbukitan, pegunungan, pantai, dan pulau-pulau kecil. Oleh karena itu, daerah ini dinilai rawan terhadap berbagai jenis bencana. jelasnya
Dalam upaya menghadapi potensi tersebut, pemerintah daerah fokus pada langkah -langkah pencegahan dan mitigasi untuk mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan. Perda No 4 Tahun 2023 Tentang Penanggulangan Bencana menjadi instrumen hukum yang dihasilkan untuk mengatur upaya-upaya tersebut.
“Perda ini bukan hanya sekadar langkah, tapi merupakan tindakan konkret dalam pencegahan bencana melalui mitigasi. Keluarnya Perda No 4 Tahun 2023 mencerminkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan program penanggulangan bencana,” Ujar Zulkenedi dari politisi partai Golkar tersebut
“Hal itu Zulkenedi menekankan pentingnya kegiatan sosialisasi ini karena dianggap memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.
Harapannya, masyarakat semakin memahami isi Perda tersebut dan dapat mendalami aspek-aspek terkait penanggulangan bencana. “Semoga para peserta dapat memperoleh pengetahuan yang cukup dan memahami Perda tentang penanggulangan bencana ini,” tambahnya.
Sungguh Respon positif dari masyarakat terlihat dari keseriusan warga setempat yang hadir dalam menyimak paparan yang disampaikan oleh Zulkenedi Said Anggota DPRD Provinsi Sumbar tersebut.
Sementara itu Setelah acara sosialisasi tersebut Zulkenedi Said tinjau langsung jalan yang rusak pinggiran sungai Patang Kinali. dan jembatan batang Kinali Sekretaris Nagari Kinali Syafril Anwar turut dampingi Zulkenedi Said bersama tokoh masyarakat setempat dan kelompok tani.[By. Roni]











