LUBUK BASUNG, marapipost-Masyarakat Dusun Kampung Tajorok, Jorong Ujung Padang Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaksanakan gotong royong (Goro).
Goro dilaksanakan Sabtu (29/5/2026) pada tanjakan tinggi dan berbahaya, melakukan pekerjaan pengecoran jalan secara swadaya. Tanjakan tinggi itu, telah pernah menelan korban nyawa dan luka-luka akibat terjadinya kecelakaan lalulintas.
Jalan menghubungkan Jorong Ujung Padang, Nagari Kampung Tangah ke Jorong Batang Piarau, Nagari Kampung Pinang. Kondisinys saat ini sungguh memprihatinkan, butuh pengaspalan. Karena Pemerintahan Nagari Kampung Tangah tidak mampu membiayai pekerjaan tersebut, diharapkan Pemda Agam melakukan pengaspalan, termasuk satu unit jembatan yang juga rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.
Jalan tersebut juga merupakan jalur utama, sehari-hari, terutama dihari sekolah, prasarana dan sarana lalulintas penting bagi anak anak sekolah dari Kampung Tangah menuju SMP Negeri 4 Kampung Pinang.
Sebagai penanggulangan sementara, masyarakat dusun Kampung Tajorok Jorong Ujung Padang Nagari Kampung Tangah melaksanakan Gotong Royong (Goro) melakukan pengecoran ditanjakan tinggi jalan yang telah menelan korban ini kecelakaan lalulintas tersebut.
Selain jalan yang rusak parah, kerusakan juga terjadi terhadap jembatan melintasi Sungai Batang Piarau. Lantai jembatan sudah compang camping dan bolong-bolong, sangat membahayakan pengguna jalan..
Wali Jorong Ujung Padang Wilman Saputra Datuak Bagindo Rajo, dan Kepala Dusun Kampung Tajorok Muliyardi Sutan Rajo Lelo disela-sela kesibukan goro, sangat berharap kepada pihak Pemda Kabupaten Agam mengaspal jalan tersebut, karena jalan ini merupakan jalur penting lalu lintas masyarakat setiap hari.
Apalagi, jelas keduanya, dijalan ini pernah menelan korban nyawa, dan beberapa kali korban kecelakaan lalulintas luka luka bagi pengguna jalan, karena terjatuh melewati jalan ini. Jalan tersebut tidak terlalu panjang, lebih kurang hanya 1 km. Ramai dilintasi anak sekolah dan masyarakat pagi dan petang setiap hari.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam Rudi Harison, ketika di hubungi via ponsel cepat tanggap menanggapi informasi ini, dan berjanji akan memasukan pembangunan Jembatan diruas jalan.
“Kita ajukan jembatan beton di lokasi tersebut untuk kegiatan tahun 2027”, tutur Rudi Harison. Tapi Rudi Harison, berharap juga dukungan pihak nagari Pemerintahan Nagari Kampung Tangah dengan dukungan data yang diperlukan. “Semoga kegiatan ini juga disetujui pimpinan dan DPRD Kabupaten Agam”, papar Rudi Harison.[Arismiyanto]











