LUBUK BASUNG, Marapi Post.com-Yayasan Pendidikan Bina Muda Prestasi Mandiri Bougenville, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar Wisuda ke-27 Tahun 2026 di Balairung Kawasan Rumah Dinas Bupati Agam, Sabtu (26/9/2026).
Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan, sekaligus menandai langkah baru dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Sebanyak 67 wisudawan dan wisudawati dari Program Pendidikan dan Latihan Komputer Terpadu (PPLKT) satu tahun Bougenville mengikuti prosesi wisuda dan menerima ijazah. Kegiatan itu juga dirangkai dengan wisuda tahfiz SMP IT Darul Ilmi Bougenville serta wisuda tahfiz SMK Plus Perbankan Bougenville.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Syatria, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatera Barat, Willia Zuwerni, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kapolres Agam, Kakanmenag Kabupaten Agam, dan orang tua murid dan undangan lainnya.
Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Padamu Negeri, Himne Guru, dan Mars Bougenville. Lantunan lagu-lagu tersebut menambah suasana haru sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan pengabdian dalam dunia pendidikan.
Bupati Apresiasi Konsistensi Yayasan
Dalam sambutan Bupati Agam yang disampaikan Asisten Administrasi Umum, Syatria, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Bina Muda Prestasi Mandiri Bougenville atas konsistensinya mendidik generasi muda melalui pendidikan keterampilan dan pembentukan karakter.
Menurut Bupati, perjalanan yayasan hingga menyelenggarakan wisuda ke-27 bukanlah perkara mudah. Berbagai tantangan dan dinamika tentu telah dilalui dalam upaya mempertahankan serta mengembangkan lembaga pendidikan.
Namun, dengan kerja keras dan komitmen yang berkelanjutan, Bougenville mampu terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki bekal keterampilan untuk masa depan.
Karena itu, Bupati berharap lembaga pendidikan tersebut terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Alumni Bougenville Menembus Dunia Kerja
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatera Barat, Willia Zuwerni, S.Pd., M.Si., turut mengapresiasi upaya Yayasan Pendidikan Bina Muda Prestasi Mandiri Bougenville dalam mengembangkan pendidikan kejuruan.
Ia menyampaikan, SMK Plus Perbankan Bougenville telah melahirkan alumni yang bekerja di berbagai perusahaan, termasuk di luar negeri, seperti Jepang.
Pengalaman para alumni yang bekerja di luar negeri menjadi salah satu sumber informasi bagi sekolah untuk memahami perkembangan dunia industri dan kebutuhan tenaga kerja.
Direktur SMK Plus Perbankan Bougenville, Drs. Muhammad Yamin Idroes, yang akrab disapa M. Yamin, disebut memiliki perhatian terhadap perkembangan tersebut. Pengalaman kerja di luar negeri dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran untuk menyesuaikan kompetensi peserta didik dengan kebutuhan dunia kerja.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan kejuruan yang tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga pada kesiapan memasuki dunia usaha dan industri.
Bekali Siswa dengan Kompetensi Masa Kini
SMK Plus Perbankan Bougenville membuka sejumlah kompetensi keahlian, yakni Akuntansi, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Bisnis Digital.
Kompetensi tersebut dirancang untuk membekali peserta didik dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi, kebutuhan perusahaan, dan peluang kewirausahaan.
Melalui kompetensi Bisnis Digital, misalnya, peserta didik dapat mempelajari pemanfaatan teknologi dan internet untuk mendukung kegiatan usaha, mulai dari pemasaran melalui media sosial dan mesin pencari, perdagangan elektronik (e-commerce), hingga pemanfaatan data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Sementara itu, kompetensi Akuntansi, TJKT, dan DKV memberikan bekal keterampilan sesuai bidang masing-masing yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.
Direktur Program Pendidikan dan Latihan Komputer Terpadu (PPLKT) satu tahun Bougenville, M. Yamin Idroes, memaparkan perkembangan serta peran lembaga pendidikan yang dipimpinnya dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan.
Wisuda ke-27 ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari ijazah yang diterima, tetapi juga dari kemampuan lulusan menerapkan ilmu, menjaga integritas, dan terus mengembangkan diri.
Dengan bekal keterampilan, karakter, dan semangat belajar, para lulusan Bougenville diharapkan mampu melangkah menuju masa depan, baik melalui dunia kerja, kewirausahaan, maupun pendidikan lanjutan.[lk]











