AgamNasionalSumatera Barat

Kubang Putiah Tolak Jalan Tol, Pemerintah Alihkan dari Pasar Amor-Simpang Taluak

×

Kubang Putiah Tolak Jalan Tol, Pemerintah Alihkan dari Pasar Amor-Simpang Taluak

Sebarkan artikel ini
Tokoh masyarakat Kubang Putiah Diruang Tunggu lantai dua.

AGAM, marapipost.com-Masyarakat Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam menolak rencana pembangunan Jalan Tol melewati Wilayah Kubang Putiah. Penolakan ini disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Selasa (14/7/2026) melalui Asisten III Setda Kabupaten Agam.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Agam Syatria, Kamis pagi (16/7/2026), menjelaskan, beberapa tokoh masyarakat datang kekantor Bupati Agam di Lubuk Basung, untuk menemui Bupati Agam, tapi bupati pada Selasa (14/7/2026) itu, mengikuti rapat di Padang, membahas rencana pembangunan jalan tol itu, terang Asisten Administrasi Umum, Syatria.

Penolakan itu disampaikan secara tertulis dengan surat tertanggal 13 Juli 2026. “Kami tidak menolak rencana pembangunan jalan tol, tapi kami menolak rencana jalan tol itu melintasi Nagari Kubang Putiah”, tutur 6 tokoh masyarakat Kubang Putiah di Kantor Bupati Agam, usai bertemu dengan Asisten Aministrasi Umum Syatria.

Tokoh masyarakat Kubang Putiah menilai, apabila rencana ini lanjut, banyak mudaratnya dari pada manfaatnya. Objek-objek yang terdampak apabila pembangunan jalan itu dilaksanakan di Kubang Putiah; sawah yangakan hilang 189, tapi tidak disebutkan satuannya.

Juga disebut, saluran irigasi, kebun, rumah tinggal, kolam, jalan, pakuburan, posyandu, lahan kosong, sungai, tapak sutet, mushala, rumah tinggal, pekarangan, rumah tinggal, sawah irigasi, rumah tinggal, kolam, mushala, kolam, total 319, tapi tidak dijelaskan satuannya apa.

Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi sepanjang 40 km itu tetap lanjut, saat ini sedang dalam tahap finalisasi rute dan ditargetkan beroperasi pada 2029-2031. Rute awal ditolak warga Nagari Kubang Putiah, sehingga pemerintah mengusulkan jalur baru dari Pasar Amor ke Simpang Taluak menuju Bypass Bukittinggi agar lebih aman.[lk]

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *