AgamSumatera Barat

Haru!, Dinsos Agam Lepas Purna Bakti Sekretaris Rahmat Fajri dengan Air Mata

×

Haru!, Dinsos Agam Lepas Purna Bakti Sekretaris Rahmat Fajri dengan Air Mata

Sebarkan artikel ini
Suasana perpisahan dengan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Agam Fajri.

LUBUK BASUNG, marapipost.com-Sekretaris Dinas Sosial, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rahmat Fajri memasuki purnabakti, Selasa (30/6/2026) hari terakhir masuk kantor. Perpisahan?, iya!, kira-kira begitu. Suasana sontak haru menyelimuti Kantor Dinas Sosial Kabupaten Agam karena esok hari Rabu (1/7/2026) tidak lagi masuk kantor.

Sedih!, hampir seluruh jajaran melepas purna bakti Sekretaris Dinas Sosial, Rahmat Fajri  kecuali Bidang Rehsos yang sedang dilapangan.

Rahmat Fajri yang baru dilantik pada 1 November 2025, secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Sosial Villa Erdi, didampingi para Kepala Bidang dan hampir seluruh pegawai,

“Kepala Dinas Sosial, Villa Erdi mengatakan kami rasa kehilangan mungkin itu kawan -kawan juga merasakan karena kebersamaan yang  sangat  singkat bersama kami, namun dedikasi, etos kerja, dan ketulusannya meninggalkan kesan mendalam. Dinsos Agam kehilangan sosok pekerja keras dan pemimpin yang merendah hati”, ujar Villa Erdi dalam sambutannya.

Villa Erdi juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Rahmat Fajri. “Selamat memasuki purna bakti Pak Rahmat Fajri . Semoga  selalu sehat. Pintu Dinsos Agam akan selalu terbuka untuk bapak Fajri,” tambahnya.

Azmar Kabid Linjamsos  menyampaikan kesan. “Kami belajar dari Pak Rahmat bahwa pengabdian tidak diukur dari lamanya waktu, tapi dari keikhlasan. Terima kasih telah menjadi guru dan keluarga bagi kami.

Desi Nofia Kabid Dayasos merasa terharu karena banyak yang bisa  di contoh dari  Rahmat Fajri rasanya selama delapan bulan bersama banyak ilmu yang perlu dicontoh , doa kami selalu mengiringi. Sehat selalu Pak Sekretaris. Purna bakti bukan berarti putus silaturahmi.

Hasneril Kabid Rehsos lewat telp mengucapkan mohon maaf semua kawan-kawan di Bidang Rehsos tidak bisa hadir karena sedang tugas diluar , maafkan kami kalau selama ini ada kerjaan yang kurang berkenan di hati Bapak.

Kami lepas  dengan air mata,  dengan  bangga kami  pernah dipimpin Bapak, satu hal yang tidak terlupakan bapak selalu melarang kami kalau berdua atau WA memanggil bapak dan panggilan 30 tahun yang lalu uda sampai hari ini tetap uda.[lk/h]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *