PAYAKUMBUH, matapipost.com-Setelah tiga Ranperda diajukan Pemko Payakumbuh, Sumatera Barat ke DPRD Kota Payakumbuh, untuk dinaikan jadi Peraturan Daerah (Perda), sudah disyahkan melalui sidang paripurna DPRD Kota Payakumbuh Selasa (23/6/2026).
Kini Walikota Payakumbuh Zulmaeta meluncurkan beberapa inovasi untuk sehatnya roda pemerintahan Kota Payakumbuh selama kepemimpinannya.
Tiga Ranperda jadi Perda tersebut antara pain, Ranperda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
Kamis (25/6/2026) walikota Payakumbuh, Zulmaeta secara resmi meluncurkan enam inovasitransformasi birokrasi digital resmi dimulai, pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan masa depan hasil kreasi para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026.
Langkah visioner ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memotong jalur birokrasi yang berbelit-belit, meningkatkan efisiensi, dan menghadirkan pelayanan publik yang super cepat, mudah, transparan, serta akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.
Walikota Zulmaeta dengan tegas menyatakan bahwa era digital mematikan ruang bagi sistem yang lambat. Pemerintah dituntut bergerak secepat kebutuhan masyarakat yang kian dinamis.
“Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak dalam penyelenggaraan pemerintahan modern! Aparatur pemerintah wajib adaptif, berani berinovasi, dan melahirkan solusi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kata Zulmaeta dengan penuh semangat.
PKA bukan sekadar pelatihan formalitas di atas kertas, melainkan inkubator lahirnya inovasi taktis yang menjawab tantangan zaman. Inovasi-inovasi ini sekaligus menjadi suplemen berharga untuk menyokong visi besar daerah; “Payakumbuh Maju Bermartabat melalui Pemberdayaan, Pengembangan Kualitas Pendidikan, dan Sentra UMKM yang Kompetitif.
Berikut adalah rincian enam pilar perubahan yang siap merombak wajah pelayanan di Kota Payakumbuh, SIDIK ASN (Sistem Informasi Dashboard Inovasi Data Manajemen ASN).
Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Pemberhentian BKPSDM Reny Eka Putri, Menyajikan data kepegawaian secara real-time dan terintegrasi penuh untuk pengambilan kebijakan mutasi dan karier ASN yang super cepat dan tepat sasaran.
Sistem Informasi Pengajuan Standar Belanja
Kabid Anggaran Badan Keuangan Daerah Aidil Fitri, mendobrak transparansi anggaran melalui sistem pengajuan standar belanja daerah berbasis digital yang akurat, dan minim eror. BHUMI (Bersih, Humanis, Unggul, Modern, Integratif), melalui kreator Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Yulia Fithry.
Melahirkan portal berfungsi melayanan terpadu satu pintu (one-stop service), menyatukan seluruh urusan lingkungan hidup agar dapat diakses warga dalam hitungan detik. Kemudian, E-KIR (Transformasi Digital Pengujian Kendaraan), sebagai kreator dipercayakan kepada Yulhendri (Sekretaris Dinas Perhubungan).
Fungsinya mengintegrasikan basis data uji kendaraan dengan sistem pendaftaran daring (online). Katakan selamat tinggal pada antrean panjang uji KIR!
Setelah itu, DIRATIKA (Digitalisasi Respon Aduan Tibum dan Kebakaran), sebagai kreator dipandu oleh Ricky Zaindra (Sekretaris Satpol PP dan Damkar). Fungsinya aplikasi respons cepat darurat untuk mempercepat penanganan kebakaran serta gangguan ketertiban umum berdasarkan laporan langsung masyarakat.
Terakhir DIGILAS (Digitalisasi Layanan Masyarakat), kreatornya Tutierlina (Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial). Ia berfungsi membuka akses lebar bagi warga untuk mendapatkan bantuan sosial dan informasi pelayanan publik secara transparan, adil, dan bebas pungli.
Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi, menjelaskan bahwa seluruh proyek perubahan ini dirancang untuk menghancurkan ego sektoral dan hambatan organisasi secara terukur.
“Peluncuran bersama (joint launching) ini menjadi momentum krusial. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan tanda dimulainya implementasi nyata di lapangan. Kami pastikan seluruh inovasi ini berkelanjutan demi memberikan dampak instan bagi kemudahan hidup warga,” tegas Dafrul.
Acara bersejarah yang dipusatkan di aula Pemko tersebut turut disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Drs.H.Rida Ananda para asisten, staf ahli, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh yang berkomitmen penuh mengawal kesuksesan enam aplikasi tersebut.[Nasa]











