LUBUK BASUNG, marapipost.com-Kondisi jalan menghubungkan Simpang Gudang-Siguhung melintasi Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali menjadi perhatian masyarakat. Kerusakan di sejumlah titik pada jalur tersebut dilaporkan semakin parah dan berpotensi mengganggu keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan Kamis (13/8/2026) menunjukkan, kerusakan tidak hanya berupa permukaan aspal yang berlubang, tetapi pada beberapa bagian badan jalan juga mulai mengalami penurunan atau amblas. Kondisi tersebut terlihat cukup jelas di sejumlah lokasi, terutama kawasan Monggong, Cubadak, dan Luak Gadang.
Di kawasan Monggong, kondisi permukaan jalan yang mengalami penurunan membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati, khususnya pengendara sepeda motor. Ketika kendaraan melintas, perbedaan ketinggian permukaan jalan dapat membuat kendaraan kehilangan kestabilan apabila tidak diantisipasi.
Kerusakan serupa juga ditemukan di kawasan Cubadak. Beberapa bagian permukaan jalan terlihat tidak lagi rata sehingga mengurangi kenyamanan kendaraan yang melintas. Apabila tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin melebar, terutama ketika badan jalan terus menerima beban kendaraan dan terpapar air hujan.
Sementara itu, kondisi yang cukup mengkhawatirkan terlihat di Luak Gadang. Selain kerusakan pada badan jalan, bagian pinggir gorong-gorong juga mengalami kerusakan dan terdapat lubang pada sisi jalan.
Posisi lubang yang berada di bagian tepi jalan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena dapat membahayakan pengendara, terutama kendaraan roda dua yang melintas terlalu ke pinggir. Pada malam hari atau ketika kondisi hujan, lubang tersebut berpotensi semakin sulit terlihat oleh pengguna jalan.
Kerusakan pada bagian tepi gorong-gorong juga perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan konstruksi penunjang badan jalan. Jika kerusakan terus dibiarkan, bukan tidak mungkin bagian pinggir jalan semakin tergerus dan berdampak terhadap badan jalan di sekitarnya.
Perlu Penanganan, Bukan Sekadar Tambal Sulam
Masyarakat berharap kondisi ruas jalan tersebut segera mendapat perhatian dari instansi terkait. Penanganan diharapkan tidak hanya sebatas menutup lubang pada permukaan aspal, tetapi juga memperhatikan penyebab turunnya badan jalan, kondisi drainase, serta konstruksi gorong-gorong.
Perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh dinilai penting agar kerusakan tidak kembali muncul dalam waktu singkat. Terlebih, ruas tersebut merupakan jalur yang digunakan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Kondisi jalan yang rusak juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Saat hujan turun, genangan air dapat menutupi lubang atau bagian jalan yang amblas sehingga membuat kondisi semakin sulit diperkirakan pengendara.
Warga Berharap Ada Respons Cepat
Masyarakat pengguna jalan berharap pemerintah daerah maupun pihak yang memiliki kewenangan terhadap ruas tersebut dapat segera melakukan pemeriksaan lapangan dan mengambil langkah penanganan.
Selain perbaikan permanen, pemasangan rambu atau tanda peringatan sementara pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah juga dinilai penting sebagai langkah awal untuk mengurangi risiko kecelakaan sebelum pekerjaan perbaikan dilakukan.
Ruas Lubuk Basung–Simpang Gudang Siguhung bukan hanya menjadi akses penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat. Karena itu, kondisi jalan yang semakin rusak perlu menjadi perhatian bersama.
Masyarakat berharap persoalan tersebut tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau kerusakan semakin berat. Kerusakan jalan yang dapat diketahui sejak dini sebaiknya segera ditangani, sehingga biaya perbaikan tidak semakin besar dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.[lk]











