BATUSANGKAR, marapipost.com-Lokasi terdampak bencana di beberapa titik di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Juma (15/5/2026) ditinjau Analis Kebencanaan Ahli Madia Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Yustam Syahril bersama Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Wabup Ahmad Fadly.
Pada kesempatan itu,Yustam Syahril menjelaskan, kunjungan nya tersebut adalah dalam bentuk pendampingan pasca ditetapkannya tanggap darurat oleh pemerintah Kabupaten Tanah Datar pasca bencana agar pemenuhan kebutuhan dasar pasca bencana itu bisa dipenuhi.
Untuk itu, bapak Kepala BNPB menginstruksikan dirinya meninjau langsung ke lapangan, pertama dalam melakukan pendampingan dan juga melihat infrastruktur terdampak apakah itu mengganggu kehidupan ataupun penghidupan,tutur Yustam.
Khusus bantuan dari BNPB sudah disalurkan dan ada pula bantuan sedang berjalan menuju Tanah Datar.Insyaallah malam ini sudah sampai di Tanah Datar,kata Yustam seraya mengharapkan untuk perbaikan infrastruktur diminta Pemda Tanah Datar menyampaikan kebutuhan dan kendala dilapangan kepada BNPB.
Seterusnya Bupati Eka Putra, menyebutkan bencana alam terjadi Selasa silam mengakibatkan empat kecamatan terdampak, yakni,Kecamatan Lintau Buo Utara, Lintau Buo, Padang Ganting, dan Kecamatan Tanjung Emas.
Yang terdampak mencukup, persawahan, perkebunan dan 14 rumah hanyut serta rusak berat, serta 60 lebih rumah rusak sedang.Kemudian dutemukan pula 10 jembatan mengalami rusak berat yang dilalui kendaraan roda empat maupun jembatan gantung lainnya.
Untuk itu, sebut Eka,Pemda Tanah Datar telah mendirikan posko darurat bencana di dua kecamatan,yakni, di Kecamatan Lintau Buo dekat Jembatan Timbangan Oto (JTO) Sitangkai Nagari Taluk dan di Kantor Camat Tanjung Emas.[emer]











