AgamSumatera Barat

Sadis dan Mengejutkan, Subuh Berdarah Terjadi di Jorong Pasar Palembayan

×

Sadis dan Mengejutkan, Subuh Berdarah Terjadi di Jorong Pasar Palembayan

Sebarkan artikel ini

PALEMBAYAN, marapipost.com-Peristiwa menggemparkan terjadi di Jorong Pasar Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Nenek Jesika (Esi) berusia 76 tahun ditemukan tidak bernyawa lagi ditemukan bersimbah darah Selasa (31/3/2026). Diduga peristiwa ini terjadi jelang subuh sekitar pukul 04.30 WIB.

Wali Nagari Ampek Koto Palembayan, Roni Akmal ketika diminta klarifikasi, mengakui peristiwa subuh berdarah itu terjadi di Jorong Pasar Palembayan. “Benar peristiwa itu terjadi menimpa warga, beberapa saat jelang subuh”, jelas Wali Nagari Ampek Koto Palembayan Roni Akmal.

Sadisnya, setelah korban dihabisi, pelaku langsung menguburkan jasad korban di belakang rumah korban untuk menghilangkan jejak kesadisan pelaku. Masyarakat memuji kesigapan polisi, begitu informasi diterima, Polsek Palembayan bergerak cepat. Konon informasinya, dalam tenggang waktu kurang dari 3 jam, diduga sebagai pelaku inisial Al (30 tahun) diamankan jajaran Polsek Palembayan.

Informasi berhasil dihimpun, pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan cara sadis. Korban disekap, lalu dibanting ke jalan rabat beton di depan rumahnya. Tak hanya sampai disitu, pelaku juga membenturkan kepala bagian belakang korban kebenda keras beton dua kali, hingga korban tidak bernafas lagi, tewas di  tempat. Sudah pasti korban tidak bernyawa lagi, pelaku langsung menguburkan jasad korban di belakang rumah untuk menghilangkan jejak.

Kapolsek Palembayan, AKP Alwizi Safriadi, SH, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, motif pembunuhan dipicu dendam lama yang dipendam pelaku sejak bertahun-tahun. Pelaku sakit hati, pada tahun 2016, orang tua pelaku pernah dituduh korban mencuri emas milik korban. Dendam itu ternyata masih tersimpan hingga akhirnya berujung pada aksi pembunuhan ini, jelas AKP Alwizi Safriadi.

Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan kejadian mencurigakan ke Polsek Palembayan sekitar pukul 09.30 WIB. Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kurang 3 jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil diamankan. Pelaku sudah diamankan di Polsek Palembayan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, papar Kapolsek.

Kepolisian juga telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis Puskesmas Palembayan. Sejumlah saksi dimintai keterangan Meli Azwar (46 tahun), Sela Yunita Putri (18 tahun), dan Sindi Aulia (17 tahun), termasuk juga Wali Nagari Ampek Koto Palembayan Roni Akmal diminta keterangannya di Polres Agam.

Dalam keseharian, pelaku dikenal warga biasa, tidak menunjukkan gelagat mencurigakan sebelumnya. Karena itu Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Kami pastikan kasus ini ditangani secara profesional dan tuntas. Pelaku akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.[lk]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *