PASAMAN, marapipost.com-Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah Senin malam (9/3/2026) Safari Ramadan ke Masjid Syekh Muhammad Daud, Kampung Pinang Mudik Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman.
Safari Ramadhan pada bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Gubernur Mahyeldi didampingi Asisten, Kepala OPD, pimpinan Bank Nagari, Baznas. Sementara dari pihak tuan rumah, Pememerintah Daerah Kabupaten Pasaman, dihadiri langsung Bupati Welly Suhery, dan beberapa Kepala OPD.
Dalam pidato safari ramadhan, Gubernur Mahyeldi memaparkan, pentingnya safari ramadhan ini dilaksanakan, sebagai momentum penting memperkuat sinergi dan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat.
Melalui kegiatan ini, gebernur mejelakan, ingin mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain itu, ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan secara langsung berbagai program strategis pemerintah provinsi kepada masyarakat.
Mahyeldi dengan tegas menyebut, pentingnya menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Tujuannya, agar dalam kehidupan ini dilimpahkan keberkahan. Tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membawa kebaikan bagi orang lain.
Tutur gubernur, keberkahan dapat diraih dengan menjalankan perintah Allah SWT, menjauhi segala larangan-Nya. Karena itu, momentum bulan suci ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki kualitas diri.
“Ramadhan adalah kesempatan bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, sekaligus mempererat hubungan dengan sesama melalui silaturahmi”, kata gubernur. Kegiatan Safari Ramadhan juga sebagai sarana bagi pemerintah untuk bertemu langsung dengan masyarakat serta mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Dengan bertemu langsung seperti ini, kita bisa mengetahui secara lebih dekat berbagai persoalan dan harapan masyarakat, sehingga pemerintah dapat meresponsnya dengan lebih baik”, tambahnya.
Pada malam itu Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan sejumlah bantuan mendukung kegiatan keagamaan dan membantu masyarakat sekitar masjid. Bantuan yang diserahkannya itu berupa, dana hibah sebesar Rp50 juta untuk pembangunan Masjid Syekh Muhammad Daud.
Tidak hanya bantuan dari gubernur, juga disaurkan berbagai bantuan sejumlah instansi, di antaranya. Dari RS Achmad Mochtar sebanyak 25 Al-Qur’an dan uang tunai Rp5 juta. Dari Bank Nagari sebesar Rp10 juta.
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp1 juta. Pihak sekolah sebesar Rp2,5 juta. Dari BAZNAS sebesar Rp3 juta. Dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral berupa 40 Al-Qur’an. Dari BPBD Provinsi Sumatera Barat 40 Al-Qur’an. Bantuan dari Dinas Perhubungan, bantuan sarung untuk kebutuhan masjid. Juga diserahkan 20 paket bantuan untuk keluarga serta 20 paket bantuan untuk anak-anak bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, pengurus Masjid Syekh Muhammad Daud menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kunjungan Gubernur Sumbar beserta rombongan ke masjid tersebut. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas perhatian serta berbagai bantuan yang diberikan untuk mendukung pembangunan dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut.[Alputra]











