Kota Padang

Dinas Pertanian Kota Padang Motivasi Pemanfaatan Lahan Belum Produktif

×

Dinas Pertanian Kota Padang Motivasi Pemanfaatan Lahan Belum Produktif

Sebarkan artikel ini
Dibawah komando Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Sumatera Barat Ir. Syahrial, terlihat beberapa personi Dinas Pertanian Kota Padang tengah melepas bibit ikan di Talago Musyallah Raudatul Firdaus, komplek Dinas Pertanian Kota Padang di Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.(MP-004)

PADANG, Marapi Post-Potensi kolam ikan dilahan Musyallah Raudatul Firdaus, komplek Dinas Pertanian Kota Padang (Sumbar) di Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, dimanfaatkan. Telaga kecil, selama ini belum dimanfaatkan, mulai dikelola tempat budi daya ikan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Ir. Syahrial Jumat (19/6/2020) menjelaskan, setelah dibersihkan dan dibenahi, Rabu 17 Juni 2020 telaga kecil yang sudah direkayasa jadi kolam itu telah ditabur bibit, tapi tidak dijelaskan, berap jumlah bibit yang dilepas dikolam itu.

Yang jelas gerakan pemanfaatan potesi telaga itu melibatkan semua personil, terutama UPTD. Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BP3) Lukman, SP, MP berikut personilnya, Kepala Bidang Perkebunan Ir. Hadrinos.

Telaga kecil yang telah dimanfaatkan untuk budidaya ikan.(MP-004)

Pada pokoknya, berbagai kegiatan yang digerakan Kepala Dinas Pertanian bersama jajarannya, termasuk UPTD Balai Pelaksana Penyuluh Pertanian. Tidak hanya dikomlek lembaga pertanian itu saja, tapi, dalam bentuk penyuluhan.

Setiap kali penyuluh pertanian turun kelapangan tidak lupa menyampaikan harapan, agar warga Kota Padang yang punya potensi apa saja dibidang pertanian dan perikanan disaran untuk memanfaatkan potensi yang ada itu, apa lagi Kota Padang, kota yang termasuk kota berpenduduk padat, apa saja yang diproduksi, tidak akan membusuk, pasti laku terjual, jelas Syahrial.

Tapi jangan untuk dijual dulu yang dipikirkan, upayakan dulu untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Biasanya membeli sayur, bawang, langkuas, ikan dan sebagainya ke pasar, dengan dimanfaatkannya pekerangan yang kecil itu, kebutuhan keluarga terhadap sayur, bumbu masuk, ikan sudah terpenuhi, terang Syarial.(MP-004)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *