PADANG, marapipost.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang, Sumatera Barat, Yasril, membuka secara resmi acara Wisuda Tahfizh Alqur’an ke-4, sekaligus Pelepasan Siswa Kelas VI SDIT Mutiara Padang.
Acara diselenggarakan di Gedung Serbaguna Yayasan Adzkia, Jalan Taratak Paneh, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Sabtu (20/6/2026) bertepatan dengan 5 Muharram 1448 Hijriah, berjalan sukses.
Acara mengusung tema, “Melalui Wisuda Tahfizh & Pelepasan Siswa Kelas VI, Kita Lahirkan Generasi Qurani yang Berkarakter, Berprestasi, dan Berdaya Saing untuk Masa Depan Gemilang”.
Turut hadir mendampingi Kakan Kemenag antara lain Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kota Padang, Farhan Furqani, Pembina dan Pengawas Yayasan, Pengawas SD Binaan Wilayah Kecamatan Kuranji Syekh Ahmad, pengurus komite sekolah, serta ratusan orang tua dan wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala SDIT Mutiara Padang, Darwin Eka Putra, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada komite sekolah yang telah berperan besar meringankan beban orang tua. “Komite memberikan subsidi untuk penyelenggaraan acara ini, sehingga biaya yang ditanggung siswa hanya Rp45.000 dari sebelumnya Rp150.000”, jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa SDIT Mutiara Padang didirikan sejak tahun 2019 dengan visi mencetak generasi Qurani. “Ini merupakan pelepasan siswa angkatan ke-2 dan wisuda tahfizh ke-4. Sebanyak 73 siswa dari kelas I hingga VI dinyatakan lulus tahfizh dari total 202 siswa, sementara 21 siswa kelas VI resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Program tahfizh ini menjadi keunggulan utama sekolah kami,” tambah Darwin. Ia berpesan agar para lulusan senantiasa melanjutkan kebiasaan baik dan semangat belajar yang telah ditanamkan selama bersekolah.
Ketua Yayasan Cahaya Sumatera Barat, Endang Yuanita, mengajak para siswa untuk tidak pernah berhenti menghafal Al-Qur’an. “Pihak yayasan akan terus berupaya menyediakan fasilitas dan dukungan terbaik demi kelancaran proses belajar mengajar di sekolah ini”, janjinya.
Sementara itu, Sekretaris Komite Sekolah, Otriramayani Dwi Putri, menyampaikan kebanggaan bahwa SDIT Mutiara Padang menduduki peringkat ke-2 sekolah swasta se-Kota Padang dalam pelaksanaan program Smart Surau yang digagas oleh Pemerintah Kota Padang.
Kakan Kemenag Yusril memberikan motivasi mendalam kepada seluruh siswa. “Ingatlah, wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur’an, melainkan awal untuk semakin giat memperdalam dan menjaga hafalan agar tetap lestari.
Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, guru, agama, dan bangsa, ujarnya Kakan Kemenag dalam sambutan, Yasril secara simbolis memasangkan mahkota keikhlasan kepada perwakilan siswa tahfizh.
Acara semakin meriah dengan penampilan pentas seni, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta penampilan hafalan dari para siswa, sehingga suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.[Rel]











