AgamSumatera Barat

Jajaran Pendidikan Kecamatan Lubuk Basung, Gelar Festival Seni dan Budaya

×

Jajaran Pendidikan Kecamatan Lubuk Basung, Gelar Festival Seni dan Budaya

Sebarkan artikel ini
Salah satu cabang diperlombakan pada Festival Lomba Seni dan Budaya diperlombakan.

LUBUK BASUNG, marapipost.com-Jajaran Pendidikan Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Budaya tingkat kecamatan tahun 2026. Kegiatan dibuka secara resmi Camat Lubuk Basung, Ricky Eka Putra, S.STP, MM. Kegiatan dilaksanakan di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam di Lubuk Basung.

KUK Pendidikan Kecamatan Lubuk Basung, Watman Suib, menjelaskan, kegiatan ini digelar, sebagai persiapan festival tingkat Kabupaten Agam, bakal digelar 13 Mei 2026 di Kecamatan Matur.

“Kalau tidak ada aral melintang Festival Lomba Seni dan Budaya 2026 Tingkat Kabupaten Agam di gelar di Matur”, papar KUK Lubuk Basung Watman Suib Rabu (29/4) di Lubuk Basung. Kegiatan digelar bertingkat, menuju tingkat nasional. Dimulai tingkat kecamatan, kanypaten, provinsi, dan terakhir nasional, imbuh Watman.

Koordinator Panitia Festival Lomba dan Budaya Kecamatan Lubuk Basung, Yeni Yulfianti, menjelaskan, untuk kegiatan tingkat Kecamatan Lubuk Basung, digelar di Balairung Komplek Rumah Dinas Bupati Agam di Lubuk Basung, diikuti 67 sekolah yang ada di Kecamatan Lubuk Basung.

Festival mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, itu memperlombakan 7 cabang yang dilombakan; Gambar Ekspresi, Menyanyi Solo, Mendongeng, Menulis Cerita, Tari, Pantomim, Kriya.

Aktivitas ini, bertujuan untuk melestarikan, mengenalkan, dan mempromosikan warisan budaya lokal serta nasional. Selain itu, ajang ini berfungsi membangun karakter kreatif, meningkatkan apresiasi seni, memperkuat identitas budaya, serta menjadi wadah pengembangan talenta muda, jelas Yeni Yulfianti, yang juga Kepala SD Negeri 10 Sangkir, Kecamatan Lubuk Basung itu.

Poin-poin utama tujuan festival lomba seni dan budaya; Pelestarian Budaya. Menjaga dan memelihara kebudayaan tradisional agar tidak punah, serta menanamkan cinta budaya pada generasi muda.

Apresiasi & Kreativitas. Adalah wadah bagi seniman dan siswa untuk menunjukkan kreativitas serta prestasi dalam bidang seni. Penguatan Identitas. Memperkuat identitas daerah dan identitas nasional, serta rasa kebanggaan terhadap keragaman budaya.

Pengembangan Potensi & Ekonomi. Menggali potensi seni lokal yang dapat mendorong ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Pendidikan Karakter. Membangun karakter generasi muda yang berdaya saing, berprestasi, dan berbudaya. Media Silaturahmi. Menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarbudaya dan komunitas.[Lukman]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *