PALEMBAYAN, marapipost.com-Wali Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. AMP Plantation Unit POM yang telah membantu pembersihan pinggir Jalan Nasional di Tapian Kandih dari material berbahaya yang ditempatkan sementara material bencana alam galodo Kayu Pasak.
Wali Nagari Salareh Aia Barat Rabuman Datuak Jelo Anso, menuturkan, pinggiran jalan nasional di Nagari Salareh Aia Barat ini dimanfaatkan untuk penempatan sementara material bencana alam Kayu Pasak yang terjadi 27 November 2025, tapi setelah pasca bencana tidak ada ingatan pihak yang bertanggung jawab untuk membersihkan kembali.
“Tidak teringat lagi oleh pemerintah untuk membersikan pinggir jalan nasional ini untuk dibersihkan dari material berbahaya”, tutur Wali Nagari Salareh Aia Barat Rabuman Datuak Jelo Anso Minggu (5/4/2026) di Tapian Kandih, Salareh Aia. Berkaitan dengan bahaya menghadang, terjadinya kecelakaan lalulintas, Wali Nagari Salareh Aia Barat sudah sampaikan kepada Pemda Kabupaten Agam, tapi tidak ditanggapi.
Kecelakaan sudah sering terjadi, terutama pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M baru lalu, koban kecelakaan lalulintas berjatuhan, terutama perantau yang pulang lebaran, ia tidak mengetahui situasi jalan paska bencana alam galodo Kayu Pasak, material galodo dibuang ke sana.
Tidak ada tanda-tanda pihak yang bertanggung jawab akan menata kembali terhadap bahu jalan nasional yang telah dijadikan tempat penempatan material galodo, Wali Nagari Salareh Aia Barat Rabuman Datuak Jelo Anso, ambil inisiatif, meminta PKS PT. AMP Plantation OPM untuk melakukan pembersihan. PKS PT. AMP mengabulkan permintaan Wali Nagari Salareh Aia Barat Rabuman Datuak Jelo Anso, dan dilaksanakan pembersihan.
Hingga PKS PT. AMP Unit POM tidak terlihat adanya tanda-tanda akan dibersihkan oleh pihak pemerintah pusat mapun daerah, semua diam, karena itu Wali Nagari Salareh Aia Barat Rabuman Datuak Jelo Anso, mohon kepada PKS PT. AMP untuk membantu pembersihan, agar tidak terjadi musibah berikutnya.
“Ini adalah permintaan saya kepada pihak perusahaan PKS PT AMP Plantation Unit POM, karna sudah menghubungi beberapa Pemda Agam untuk pembersihan, sampai kini tidak ada juga ada tanggapan, padahal sudah banyak korban kecelakaan terjadi, apalagi saat lebaran kemarn ini” tutur Wali Nagari Salareh Aia Barat, Rabuman Datuak Jelo Anso.
“InshaAllah, dengan adanya kedekatan dengan bagian kemitraan antara Wali Nagari Salareh Aia Barat dengan PKS PT. AMP Plantation OPM dengan pihak managrmen prusahaan, alhamdulillah capat ditanggapi”, tutur Rabuman Datuak Jelo Anso.[lk]









