KABUPATEN AGAM, marapipost.com-Sileweran informasi terhadap keberadaan dan keterlantaran Dewi Sumarni (52 tahun) di Jayapura, Papua, dijelas saudara sepupu Dwi, bernama Fika.
Dewi Sumarni, sesungguhnya bukanlah warga Jorong Ujuang Labuah Sungai Batang, tapi ia adalah warga Lubuk Basung, mengaku warga Ujuang Labuah Sungai Batang.
Ia berangkat ke Jayapura, atas kemauannya sendiri, bukan diajak relawan. Semenjak suaminya meninggal dunia, ingatannya tidak menentu. Saudara sepupunya Fika telah melarang, agar tidak ikut pergi bersama relawan tersebut, tapi ia tetap bersikukuh berangkat ikut pergi.
Sekarang ia mengaku diterlantarkan di Jayapura, Papua, semua identitasnya tidak ada lagi sama dia, itu pengakuan Dewi Sumarni, hal itu adalah tidak benar. Kini mengaku diterlantarkan disebuah masjid, yah!, mau bagaiman lagi.
Kabid Rehsos Dinas Sososial Kabupaten Agam Hasneril telah menelusuri kebenaran pengakuan Dewi Sumarni, ternyata ia bukan diterlantarkan, bukan pula diajak relawan, ia pergi kesana atas kemauannya sendiri. Camat Tanjung Raya juga sudah menelusuri, ternyata Dewi Sumarni bukan warga Jorong Ujuang Labuah, Sungai Batang, tapi ia adalah warga Lubuk Basung.[lk]











