PADANG PANJANG, marapipost.com-Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, terus berupaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Salah satu diatara upaya tersebut melalui pelaksanaan operasi pasar. Operasi pasar dilaksanakan untuk mengendalikan inflasi pada awal 2026 ini.
Operasi pasar digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperdakop UKM) Rabu (14/1/2026) mulai pukul 09.00 WIB di Gedung M. Sjafei.
Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop UKM, Rahmi, menjelaskan Selasa (12/1/2026), operasi pasar ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
“Masyarakat bisa membeli beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau”, ujar Rahmi.
Komoditas yang disediakan antara lain; beras premium Pamanukan seharga Rp15.500 per kilogram, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kilogram, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand Rp18.000 per kilogram.
Rahmi menjelaskan, operasi pasar ini merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah untuk menekan laju inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini difokuskan untuk membantu masyarakat, terutama saat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau dengan harga yang wajar”, tambahnya.
Operasi pasar dilaksanakan atas kerjasama Pemko Padang Panjang dengan Perum Bulog Cabang Bukittinggi, dan distributor lokal, gengan untuk menjamin pasokan bahan pokok tetap aman dan lancar.[*]
Sumber: Kominfo Padang Panjang











