AgamNasionalSumatera Barat

ITB Serahkan Program Air Bersih di Agam, Dukung Pemulihan Pascabencana

×

ITB Serahkan Program Air Bersih di Agam, Dukung Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantar, M.T menyerahkan bantuan secara simbolis.

AGAM, marapipost.com-Institut Teknologi Bandung (ITB) menyerahkan program penyediaan air bersih di Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (3/4/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya pemulihan masyarakat pascabencana banjir bandang melalui kolaborasi multipihak.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi ITB bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), dengan dukungan Ikatan Alumni ITB (IA ITB), Rumah Amal Salman dalam pembangunan infrastruktur, serta Paragon Corp yang turut menyalurkan bantuan pangan berupa 200 paket bingkisan bagi warga terdampak.

Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantar, M.T, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Penyediaan akses air bersih ini merupakan langkah fundamental dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga didaerah terdampak”, ujarnya.

Penyerahan bantuan ini juga dihadiri Bupati Agam, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yunilson. Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantar, M.T menyerahkan bantuan kepada Bupati Agam diwakili Yunilson, dan kemudian Bupati Agam menyerahkan pula secara simbolis kepada Camat Palembayan Endrisasman.

Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia, Usanti, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng Rumah Amal Salman untuk membangun kembali jaringan pipa air yang rusak akibat bencana. Pembangunan ini didanai dari donasi masyarakat yang dihimpun untuk korban bencana di Sumatera.

Jaringan pipa berbahan HDPE sepanjang 4,1 kilometer kini telah terpasang dan menjangkau permukiman warga di Salareh Aia. Infrastruktur ini melayani 281 keluarga atau sekitar 1.000 jiwa, dengan kapasitas distribusi air mencapai 30.000 liter per hari. Selain itu, lebih dari 10 titik keran hidran dibangun untuk memudahkan akses air bersih bagi masyarakat.

Ketua Pengurus Rumah Amal Salman, Mipi Ananta Kusuma, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan di wilayah terdampak bencana.

“Program penyediaan air bersih ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak dalam upaya memulihkan martabat warga terdampak bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem penyediaan air bersih tersebut juga menjangkau fasilitas layanan kesehatan setempat, termasuk puskesmas yang kini terbantu dalam melayani sekitar 150 pasien.

Pembangunan jaringan pipa turut melibatkan lebih dari 50 warga setempat. Keterlibatan ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun.

Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi pemulihan kehidupan masyarakat di Nagari Salareh Aia, sekaligus menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam penanganan pascabencana.

Kepala Puskesmas Koto Alam, Kecamatan Palembayan, Yelmita Juwarnis apresiasi dan mengucapkan terima kasish atas bantuan ini, semenjek terjaminnya ketersediaan air bersih dengan peralatannya bantuan dari ITB ini, Puskesmas Koto Alam sudah dapat melaksanakan rawat inap, sebelumnya tidak bisa sama sekali, jelas Yelmita Juwarnis.[lk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *