AgamSumatera Barat

Viral Divideo, Ketua PAC Gerindra Matur Laporkan Dugaan Fitnah ke Polres Agam

×

Viral Divideo, Ketua PAC Gerindra Matur Laporkan Dugaan Fitnah ke Polres Agam

Sebarkan artikel ini

AGAM, marapipost.com-Merasa dirugikan atas tudingan penggelapan uang rakyat, Andre Andika Pratama, Ketua PAC Gerindra Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, secara resmi melaporkan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Polres Agam.

Ketua DPC Kabupaten Agam, Dr. Novi Irwan dihuhubungi Selasa (3/2/2026) mengakui Andre Andika Pratama telah melaprkan Minggu malam (1/2/2026). “Iya!, Ketua PAC Matur Andre Andika Pratama sudah melaporkan permasalahan itu ke Polres Agam di Lubuk Basung”, tutur Novi Irwan.

Dalam laporan tersebut, terdapat 5 nama yang dilaporkan. Di antaranya adalah pihak Sumbar Kita.com sebagai akun media sosial pertama yang mengunggah video hingga memicu kegaduhan di dunia maya.

Selain itu, dua orang yang tampil dalam video dan secara terang menyebut nama Ketua DPC Gerindra, pembuat video yang menyebarkan rekaman tersebut, serta satu orang lain yang diduga aktif menggiring opini bernuansa fitnah melalui kolom komentar.

Andre Andika Pratama menegaskan bahwa persoalan ini bukan hal sepele. Menurutnya, tudingan tersebut telah menjurus pada pembunuhan karakter dan mencoreng nama baik yang selama ini ia jaga.

“Saya sangat terkejut dan tidak terima atas fitnah ini. Saya hanya menjalankan perintah untuk menyalurkan bantuan berupa toren air dari dana sebesar Rp5 juta yang saya terima dari Bapak Andre Rosiade”, ungkapnya.

Peristiwa ini bermula dari kunjungan Andre Rosiade ke wilayah Matur, Kabupaten Agam, pada 14 Desember 2025 lalu. Dalam kunjungan tersebut, Andre Rosiade⁩  menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial.

Antara lain katanya, dana Rp5 juta untuk pembelian toren air, ribuan paket sembako, bantuan biaya operasi jantung seorang anak hingga Rp40 juta, lima unit genset, serta bantuan tunai bagi masyarakat lainnya.

Kemudian beredar Video dimedia sosial (Medsos) memperlihatkan salah satu penyaluran bantuan tersebut. Dalam rekaman itu, dijelaskan bahwa dana Rp5 juta yang dititipkan kepada Ketua PAC Gerindra Matur diperuntukkan khusus untuk pembelian toren air, bukan untuk diberikan dalam bentuk uang tunai.

Namun, saat toren air diserahkan, terjadi perdebatan. Pihak penerima menolak toren tersebut dan meminta bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai, disertai ucapan bernada kasar kepada Andre dan tim.

Karena bantuan berupa toren tidak diterima, pihak Gerindra kemudian menitipkan toren tersebut ke Polsek Matur. Hingga kini, toren air tersebut masih berada di lingkungan Polsek Matur.

Atas beredarnya tudingan yang dinilai tidak sesuai fakta dan telah merusak reputasinya, Andre Andika Pratama memilih menempuh jalur hukum agar persoalan ini dapat diproses secara adil dan terang benderang.

Benar adanya seperti yang disampaikan Adinda Andre Pratama, Kami juga sangat terkejut krn bantuan sudah diupayakan Bang Andre Rosiade bersama seluruh kami kader Gerindra Agam di hampir seluruh lokasi terdampak bencana lebih dua bulan sejak awal hari pertama galodo dan banjir.

Mulai sewa Alat berat secara pribadi dan partai, bantuan sembako dan berbagai keluhan masyarakat ditampung. Untuk di Matur saat itu juga dikirim  6 truk sembako/ 3 ribu paket sembako yang di bagikan langsung ke masyarakat terdampak, termasuk juga genset, maupun berbagai keluhan masyarakat termasuk toren air yg langsung direalisasikan.

“Kami sayangkan ada hal adanya fitnah pada pengurus kami Ketua PAC Matur, seperti berita yang firal tanpa konfirmasi sebelumnya. Mudah mudahan ini tidak terjadi lagi di kemudian hari”, katanya.

Semangat tinggi Pengurus serta kader Gerindra Agam pasca bencana/rehap rekonstruksi bencana terus berjuang bersama masyarakat dengan ihlas. Semoga kesehatan dan keberkahan utk Bang Andre Rosiade dan seluruh pengurus dan Kader dalam membantu setiap bencana yg terjadi.[lk]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *