TANJUNG RAYA, marapipost.com-Walau bagaimanapun, bagi pendidik, berupaya agar anak didiknya tetap jadi siswa berkualitas, mampu bersaing pada zamannya. Justeru itu Sekolah Dasar Islam (SDI) Rasuna Said Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, selenggrakan ujian ke Museum Buya Hamka.
Kepala SDI Rasuna Said, Dewi Yuliana S Pd Sd, menjelaskan, sebagai terdampak bencana anak ujian dialihkan ke Museum Buya Hamka. “Kami sebagian termasuk salah satu anak terdampak bemcana, ujiannya dialihkan ke Museum Buya Hamka”, tutur Kepala SDI Rasuna Said Maninjau Dewi Yuliana Selasa (9/12/2025) di Maninjau.
Hari Selasa (9/12/2025) sudah termasuk hari kedua siswa mengikuti ujian di Museum Buya Hamka. Pada hari pertama, tidak ada muncul permasalahan. Dewi Yuliana berterima kasih kepada Pengurus Museum telah memberikan fasilitas kepada 27 siswa menjalankan ujian semester di Museum Buya Hamka. “Alhamdulillaah Pengurus Museum memfasilitasi kami tempat untuk 27 orang siswa”, jelas Dewi Yuliana.
Dijelaskan Dewi Yuliana, guru yang mengawas pada ujian ini adalah guru yang berdomisili di daerah terdampak juga. Soal Ujian setiap hari diantar dan dijemput salah seorang guru. Ujian dilaksanakan selama 5 hari, dimulai Senin (8/12/2025) adalah hari pertama, dan berakhir Jumat (12/12/2025), tutur Dewi Yuliana.
Dewi Yuliana dan warga SDI Rasuna Said Maninjau, berdoa’a, semoga Allah mencurahkan rahmat dan hidayahnya, agar kita dapat menjalankan kehidupan ini penuh kedamaian, tenang, dan sejahtera. “Itulah harapan kita, permintaan ini, tentu saja sudah harapan kita bersama”, harap Dewi Yuliana, sambil berdo’a.[lk]









