TANJUNG RAYA, marapipost.com-Masyarakat bersama jajaran Polri dan relawan, Minggu (7/12/2025) gotong royong membangun jembatan darurat untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua di Jorong Kukuban, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Sebelumnya jalan tersebut dapat dilewati, namun hujan lebat melanda wilayah Tanjung Raya Sabtu sore (6/12/2025), jalan terputus. Agar dapat dilewati kembali, harus dibangun kembali jembatan darurat agar akses terhubung kembali. Agar dari Masjid Ummil Qura, Kukuban sampai ke Sungai Batang lancar kembali
Diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi melalui Pasar Rabaan setiap hari Rabu di Kubu Nagari Sungai Batang. Kondisi saat ini kebutuhan masyarakat tidak lagi terpenuhi, karena pedagang tidak dapat beraktifitas. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan hidup masyarakat di wilayah tersebut tidak dapat terpenuhi.
Beruntung bantuan dari berbagai pihak banyak berdatangan, gudang logistik di setiap posko darurat bencana nagari sampai ke Jorong-jorong penuh. Yang dirisaukan masyarakat, hal seperti itu tentu ada batas waktu tertentu, tergantung lama pembenahan dan penanganan bencana hingga kondisi aliran sungai terbenahi.
Kebutuhan paling utama saat ini adalah alat berat untuk normalisasi sungai dan jembatan darurat yang aman dilewati. Di aliran sungai Bancah Balok, Nagari Maninjau setidaknya butuh dua hingga tiga unit alat berat agar cepat penanganannya, tutur warga Rudi Rajo Intan.
Sedangkan di Nagari Sungai Batang, khususnya di Jorong Labuah, Jorong Nagari dan Jorong Kubu butuh alat berat setidaknya 3 unit alat berat. Burmal Datuak Puncak, Walijorong Labuah mengatakan, kebutuhan logistik untuk beberapa hari ini sudah aman.
“Yang tidak aman saat ini adalah kondisi aliran air sungai yang memasuki pusat perkampungan penduduk di Jorong Labuah, Jorong Nagari dan Jorong Kubu. Hal ini sangat mengancam keselamatan relawan dan warga yang berada sekitarnya”, jelas Wali Jorong.[*]










