LUBUK BASUNG, marapipost.com-Kamis (4/12/2025) terjadi peristiwa menghebohkan, sejumlah masyarakat yang mendatangi ke Kantor PT. Inang Sari di Padang Mardani, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dihadang oleh sejumlah pekerja PT. Inang Sari.
Tokoh Padang Mardani Defrizal, di Polres Agam menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar 11.15 WIB, masyarakat mendatangi Kantor PT. Inang Sari, menuntut untuk mengosongkan kantor dan lahan PT. Inang Sari, dengan alasan bahwa HGU Nomor 1 Tahun 1988 PT. Inang Sari itu sudah habis masa berlakunya pada tahun 2018, tapi ternyata perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan itu masih tetap menguasai lahan tersebut.
Sekarang sudah tahun 2025, PT. Inang Sari masih menguasai lahan luas 500 hektar tersebut. Karena itu masyarakat mendatangi PT. Inang Sari dengan tujuan untuk meminta agar PT. Inang Sari mengosongkan lahan tersebut.
Dari luas lahan 500 itu, jelas Defrizal yang akrap disapa pak Auang itu, 60 hektar akan dimanfaatkan untuk pembangunan gedung kantor bataliyon TNI, 25 hetar untuk pembangunan fasilitas umum, jelas Auang.
Dengan jumlah 300 orang lebih kurang warga yang mendatangi Kantor PT. Inang Sari, dihadang oleh pekerja PT. Inang Sari. Pekerja PT. Inang Sari itu menghadang, ada yang memainkan senjata tajam (Golok). Entah pada awal mulanya, terjadi saja kekerasan, seorang dari anggota masyarakat terluka pada bahagian kelopak mata sebelah kiri. Peristiwa ini konon kabarnya ada polisi disana.
Karena situasi sudah ricuh, diantara pekerja ada yang memainkan senjata tajam dalam keributan itu, dengan sigap Auang datang dari samping oknum yang memainkan senjata tajam tersebut, dan menangkap. Begitu Auang menangka dari tangan oknum, anggota masyarakat lainnya turut membantu mengamankan senjata tajam tersbut.
Bagaimana kelanjutan persoalan ini, kasus ini sudah ditangani Polres Agam, atas laporan masyarakat. Sampai Kamis malam (4/12/2025), tokoh masyarakat, Defrizal (Auang), Lukman Hakim Dt. Talut Api, Yurnalis, didamping Kuasa Hukum Mendri, masih berada di Polres Agam.[lk]











