AGAM, Marapi Post.com-Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan permakanan dan sandang kepada penyandang disabilitas tuna rungu wicara yang hidup sebatang kara di Nagari Lasi, Kecamatan Candung, Kamis (5/11/2026).
Penerima bantuan adalah Yoneri (51 tahun), seorang laki-laki penyandang disabilitas tuna rungu wicara sejak lahir yang tinggal seorang diri di Nagari Lasi. Untuk kebutuhan harian, Yoneri dibantu oleh warga sekitar.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, *Villa Erdi, bersama tim Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Ketua Komisi IV DPRD Agam, Ais Bakri, Pekerja Sosial (Peksos) dari Kementerian Sosial, dan Walinagari Lasi, Adrizal.
Sebelumnya saudara dari Yoneri telah mengajukan permohonan bantuan permakanan dan sandang ke Dinas Sosial Agam.
Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi menjelaskan, pihaknya telah melakukan asesmen melalui Peksos, Havid Akyar.
“Hasil asesmen, yang bersangkutan sangat layak diberi bantuan. Beliau penyandang disabilitas rungu wicara sejak lahir, dengan gangguan mental, masuk kategori pralansia dan tinggal seorang diri.
Untuk kebutuhan harian dibantu orang lain. Hari ini kami berikan bantuan permakanan dan sandang, semoga bisa meringankan beliau,” ungkap Villa Erdi.
Villa Erdi menambahkan, Dinas Sosial Agam selalu berupaya respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat, meski terkadang terkendala banyaknya kegiatan dengan personil yang terbatas.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Agam, Ais Bakri yang turut hadir mengapresiasi gerak cepat Dinsos Agam.
“Terima kasih kepada Kadis Sosial Agam beserta jajaran yang langsung respon cepat pengaduan masyarakat. Hari ini di Nagari Lasi juga diserahkan bantuan kepada PPKS yang sangat butuh bantuan permakanan.
Kami di Komisi IV sebagai mitra kerja Dinsos melihat kinerja Dinsos sangat positif dan respon cepat, seperti penanganan ODGJ, orang terlantar, korban kebakaran, Dinsos cepat bergerak meski dengan anggaran terbatas.
Harapan kami ke depan Dinsos Agam lebih gercep lagi dalam penanganan masalah sosial di masyarakat,” ujar Ais Bakri.[lk]











