Pasaman BaratSumatera Barat

Bupati Dukung Penuh Gerakan Indonesia Anti Narkoba Cabang Pasaman Barat

×

Bupati Dukung Penuh Gerakan Indonesia Anti Narkoba Cabang Pasaman Barat

Sebarkan artikel ini

PASAMAN BARAT, Marapi Post.com-Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, H. Yulianto, Senin (28/9/2026) menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Cabang Gerakan Indonesia Anti Narkoba (GIAN). Rombongan diterima di Rumah Dinas Bupati.

Pertemuan berlangsung hangat, menegaskan komitmen bersama melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Bumi Tuah Basamo. Bupati berharap, GIAN Harus Menjadi Mitra Strategis, Bukan Sekadar Simbol.

Bupati menyambut baik atas kehadiran GIAN dan menyatakan dukungan penuh, GIAN jangan hanya sekadar berada ada diatas kertas, diharapkan bergerak nyata di lapangan:

“GIAN selain harus menjadi mitra strategis Badan Narkotika Kabupaten Pasbar, juga harus bersinergi dengan pemerintah daerah mengadvokasi kebijakan, sekaligus memitigasi peredaran narkoba. Program tidak boleh hanya seremonial, tapi harus ada aksi nyata,” tegas Yulianto.

Sekolah dinilai sebagai lokasi paling strategis untuk mencegah generasi muda terjerumus. Edukasi tidak hanya dari satu sisi, melainkan menyentuh pemahaman hukum, kesehatan, hingga nilai agama. “Saya siap mendukung GIAN secara prinsip dan pribadi. Mari kita perangi narkoba bersama-cegah, berantas, lindungi masyarakat,” ucapnya.

Ketua GIAN Pasbar, Pramana Yose, menyampaikan sejumlah langkah konkret yang sedang dan akan dijalankan antara lain; Sosialisasi dan edukasi menyeluruh, tidak hanya ke pelajar lewat kunjungan langsung ke sekolah, tetapi juga ke instansi, kelompok masyarakat, perkumpulan pengajian, hingga lembaga adat.

Melibatkan banyak pihak, polri untuk sisi hukum, Dinas Kesehatan untuk dampak medis, BNN, Dinsos, MUI, Ninik Mamak, tokoh agama, dan jurnalis agar informasi tersebar luas dan akurat. Pembentukan kelompok kerja hingga tingkat Nagari untuk memastikan pengawasan dan pencegahan berjalan di lingkungan terdekat warga;

Penguatan mental spiritual, dukungan pemulihan, dan pemberdayaan keluarga yang terdampak. Pramana Yose menjabarkan mengapa berbagai unsur masyarakat tersebut harus dilibatkan, sebab menurutnya hal tersebut terkait erat sesuai dengan spesifikasinya nanti di lapangan.

“Ulama menjelaskan dari sisi agama, Polri dari sisi hukum, tenaga kesehatan menjelaskan dampak nyata seperti kerusakan otak, gangguan jantung, risiko stroke, hingga kematian dini. Semua ini agar masyarakat paham sepenuhnya, bukan hanya mendengar larangan semata.”

GIAN juga memohon Bupati berkenan mengukuhkan kepengurusan secara resmi dalam waktu dekat, sekaligus memberikan arahan agar langkah organisasi selaras dengan prioritas pemerintah daerah.

GIAN diposisikan bukan sebagai pelengkap, melainkan mitra sejati pemerintah, menjadi wadah partisipasi warga, menjangkau daerah yang mungkin belum terjamah, dan menjaga agar perang melawan narkoba terus berlanjut tanpa henti.

“Kami bertekad memperkuat ketahanan masyarakat, membantu pemulihan, serta memberdayakan mereka yang terdampak. Semua ini agar sinergi antara pemerintah dan masyarakat benar-benar terwujud,” tutup Pramana Yose.[By Roni]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *