AgamJawa BaratSumatera Barat

Agam Berangkatkan Aldo dan Fauzan Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bekasi

×

Agam Berangkatkan Aldo dan Fauzan Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bekasi

Sebarkan artikel ini

AGAM, marapipost.comMelalui Dinas Sosial Kabupaten Agam, Pemda Kabupaten Agam utus dua penyandang disabilitas netra. Keduanya; Aldo Yullam Pratama dan Ahmad Fauzan. Diberangkatkan ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi Senin (13/4/2026) untuk mengikuti pelatihan keterampilan dan penguatan kemandirian.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi, menuturkan Rabu (15/4/2026) menjelaskan, program ini tidak datang secara tiba-tiba, tetapi prosesnya diawali dari laporan masyarakat yang masuk ke Dinas Sosial Agam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dinas langsung bergerak cepat melakukan kajian administrasi dan berkoordinasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan asesmen di lapangan.

Langkah ini menunjukkan, setiap laporan masyarakat tidak hanya diterima, tetapi juga ditindaklanjuti dengan serius melalui mekanisme yang terstruktur dan profesional.

Lebih tegas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Hasneril, menjelaskan, pengiriman kedua peserta ini, bagian dari program pembinaan lanjutan bagi penyandang disabilitas agar memiliki keterampilan hidup yang memadai.

“Di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, mereka akan mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari keterampilan pijat, seni musik, hingga kemampuan membuka usaha mandiri. Harapan kami, setelah kembali ke Agam, mereka tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi diri sendiri”, jelas Hasneril.

Hasneril menambahkan, program ini juga jadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas. “Penyandang disabilitas bukan untuk dikasihani, tetapi harus diberdayakan. Mereka punya potensi, dan tugas kita adalah membuka jalan agar potensi itu berkembang”, tegasnya.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Agam membantu pembiayaan keberangkatan kedua peserta. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Baznas Agam, Isman Imran.

Isman Imran menyampaikan bahwa Baznas memiliki komitmen untuk mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, terutama yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup mustahik. “Ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi sosial. Kami berharap mereka kembali dengan keterampilan yang bisa mengubah masa depan mereka”, ujar Isman Imran juga ninik-mamak Kecamatan Tilatang Kamang.

Menariknya, momen tersebut, jelas Isman Imran, keberangkatan dua yang ikut pelatihan ini, dihadiri Ketua Baznas Kabupaten Tangerang, Imam Imran, kebetulan tengah berkunjung ke Kabupaten Agam.

Imam Imran turut mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan antara pemerintah daerah dan Baznas. “Sinergi seperti ini sangat penting. Ketika pemerintah dan lembaga sosial berjalan bersama, dampaknya akan jauh lebih besar bagi masyarakat”, ungkapnya.

Program pengiriman utusan ke sentra pelatihan ini, diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi Aldo Yullam Pratama, dan Ahmad Fauzan. Berbekal keterampilan yang ia peroleh nanti, keduanya diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan bahkan menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya.

Lebih jauh, langkah ini juga menjadi pesan kuat bahwa pembangunan sosial tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang pemberdayaan manusia-terutama mereka yang selama ini berada di kelompok rentan.[lk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *