Padang PariamanSumbawa Barat

Bupati Pd. Pariaman Paparkan Kebutuhan Banper Pemulihan Destinasi Wisata

×

Bupati Pd. Pariaman Paparkan Kebutuhan Banper Pemulihan Destinasi Wisata

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, marapipost.com-Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis memaparkan Rincian Output (RO) Bantuan Pemerintah (Banper) Destinasi Tujuan Wisata (DTW) daerah terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera. Paparan itu disampaikan dalam pertemuan resmi di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Kamis (26/2/2026).

Bupati didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung. Rombongan diterima langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Bambang Nurcahyo, serta Deputi Bidang Investasi Pariwisata, Haris L. Subagyo, bersama tim fungsional perencanaan dan perancangan kementerian.

Bupati menjelaskan secara rinci kondisi sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Padang Pariaman yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir tahun lalu. Kerusakan infrastruktur penunjang pariwisata dinilai perlu segera mendapatkan perhatian melalui dukungan program pemerintah pusat, agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Sektor pariwisata, tutur JKA, merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Padang Pariaman. Oleh karena itu, pemulihan destinasi wisata pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik, tetapi juga menyangkut pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor tersebut.

Rincian Output Banper tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah pusat mempercepat rehabilitasi dan penguatan infrastruktur destinasi wisata terdampak. Dukungan tersebut akan mampu mendorong kembali aktivitas pariwisata sekaligus meningkatkan daya saing destinasi daerah.

Pertemuan ini juga jadi bagian dari upaya koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memastikan program bantuan pemerintah dapat direalisasikan secara tepat sasaran, sehingga memberikan dampak langsung bagi pemulihan sektor pariwisata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terdampak bencana.[lk/kf]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *