BATUSANGKAR, marapipost.com-Tim XIX Safari Ramadhan Pemda Tanah Datar, Sumatera Barat diketuai Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar Amril S.Ag, Senin (23/2/2026) malam melaksanakan kunjungan ke Masjid Syura, Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar.
Aktivitas tersebut dimulai pukul 18.00 s.d pukul 22.30 WIB ketika Ketua Tim Safari Ramadhan (TSR) Kepala Kantor Kementerian Agama Amril dan rombongan tiba di Masjid Syura Tabek dalam kegiatan TSR Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Walaupun Nagari Tabek dalam kondisi hujan dan dibalut dingin bertemperatur 20 derjat celsius, namun jadwal kegiatan berjalan sukses, diawali dengan buka puasa bersama dirumah Gadang Dt. Basa, Anduriang, Jorong Tabek bersama Wali Nagari Tabek Rispel M Nurdin, staf, lembaga unsur, tim ramadhan kecamatan Pariangan.
Usai buka bersama dilanjutkan dengan Sholat Magrib,sedangkan Sholat Isya berjamaah diimplementasikan di Masjid Syura Tabek. Melihat suasana para jamaah tarwih berpakaian serba putih menimbulkan nuansa kebersamaan Islami sekaligus mengreflesikan eratnya hubungan pemerintah kabupaten, aparat nagari, kecamatan dan masyarakat Nagari Tabek.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sekapur sirih pengurus masjid disampaikan Wali Nagari Tabek Rispel M. Nurdin, dan sambutan Bupati Tanah Datar dibacakan Ketua TSR kabupaten Amril.
Amril menyampaikan, daerah dalam kondisi efisiensi anggaran, untuk itu masyarakat diharapkan tetap berupaya menjaga ketahanan pangan mandiri dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang dimiliki dengan berbagai macam tanaman pangan dan sayur mayur. “Semoga anjuran Bupati Tanah Datar ini bisa kita ejawantakan bersama”, tekan Amril.
Pemda Tanah datar diwakili Sekretaris Dinas Pertanian Wel Embra menyerahkan bantuan masjid sebesar Rp10 juta dan Vacum cleaner serta batuan berbuka sebesar Rp2 juta kepada Ketua masjid Maswardi didampingi pengurus lain dan pemuka masyarakat nagari Tabek Mushardi.
Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Buya Dedi Jonedi Dt.Pangulu Marajo dari Solok dengan topik ‘Pentingnya harta dan Ilmu?‘ dan Ustadz Asep Erma Ismail dari Batusangkar mengangkat materi ‘Mati dan Hidup‘. Dengan Safari Ramadhan diharapkan terjalin komunikasi erat antar sesama.[emer]










