AGAM, marapipost.com-TK Kembang Melati, Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diresmikan Bunda PAUD Kabupaten Agam Ny. Merry Benni Warlis Minggu (1/2/2026), bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Agam, Ny. Maya Muhammad Iqbal.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Andri, Camat Tanjung Raya Al Hafidh, Wali Nagari Bayua Hadi Fajrin, serta Kepala TK Kembang Melati, Meri Yenti.
Bunda PAUD, Ny. Merry Benni Warlis dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Nagari Bayua, dan masyarakat Jorong Sungai Rangeh atas kepedulian serta kerja keras dalam merealisasikan pembangunan TK Kembang Melati ini. Keberadaan PAUD/TK ini memiliki peran strategis untuk membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Walaupun awalnya hanya sebatas rencana, alhamdulillah berkat usaha bersama TK Kembang Melati akhirnya dapat didirikan. Hal ini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan anak-anak memasuki jenjang pendidikan dasar”, ujarnya.
Bunda PAUD berharap, melalui pendidikan usia dini yang baik, akan lahir generasi emas Kabupaten Agam pada tahun 2045. Untuk itu, Ny. Merry mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, masyarakat agar terus bergotong royong membangun dan memperkuat layanan PAUD.
“Jika kita ingin mewujudkan generasi emas tahun 2045, kita harus menyiapkan lingkungan terbaik bagi anak-anak, baik dari sisi fasilitas, pola asuh, maupun pembentukan karakter”, tegas Ny. Merry Benni Warlis.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Andri, mengapresiasi dukungan Pemerintah Nagari Bayua dan masyarakat dalam pembangunan kembali TK Kembang Melati. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen bersama terhadap kemajuan pendidikan di daerah.
Kepala TK Kembang Melati, Meri Yenti, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Nagari atas dukungan yang diberikan, hingga sekolah usia dini dapat berdiri, dan pada hari ini diresmikan.
Meri Yenti berharap TK Kembang Melati dapat jadi wadah tumbuh dan kembang anak yang berkualitas bagi masyarakat Sungai Rangeh dan sekitarnya, tutur Meri Yenti.[lk]











