MentawaiSumatera Barat

Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik 86 Pejabat Struktural 

×

Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik 86 Pejabat Struktural 

Sebarkan artikel ini
MENTAWAI, marapipost.com-Bupati Kabupaten Kepulauan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rinto Wardana, Secara Resmi Melantik dan mengambil Sumpah Jabatan 86 Pejabat Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dua puluh pejabata yang dilantik itu; adalah eselon IIIa, 32pejabat eselon IIB, dan 34 pejabat eselon IV. Pelantikan berlangsung sukses dilantik di Aula Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (27/1/2026).
Bupati Mentawai Rinto Wardana, dalam arahannya menegaskan, pelantikan ini merupakan Anugerah dan berkat, namun ini bukan bererti semata-mata karena kemampuan individu, akan tetapi ini adalah bagian dari Proses Panjang yang harus dilalui bersama, tegas Rinto Wardana.
Ia juga menyampaikan bahwa Bapak dan Ibu yang dilantik hari ini, tentunya dapat bekerja dengan giat serta dapat Menjalankan tugasnya sesuai dengan posisi masing-masing dengan penuh tanggung, ujar Rinto Wardana.
Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana juga mengakui bahwa proses penataan struktur kepegawaian merupakan pekerjaan yang sangat kompleks dan penuh dilema. Bahkan, menurutnya, tantangan tersebut tidak kalah berat dibandingkan pembangunan infrastruktur, ucap Rinto Wardana.
Ia juga menyampaikan bahwa, lebih mudah membangun jalan keliling Mentawai daripada menyusun struktur pegawai ini, Pungkasnya.
Rinto Wardana juga menjelaskan bahwa pelantikan ini belum merupakan tahap akhir, namun Masih terdapat tahapan lanjutan dan sejumlah posisi yang sedang dalam proses pembahasan, terang Rinto Wardana.
Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana juga mengatakan bahwa ini baru tahap pertama dan Masih ada tahap kedua. Artinya, proses ini belum final dan belum selesai, Terang Rinto Wardana.
Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai juga menyampaikan bahwa ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan kinerja pemerintahan, agar tahun 2026 tidak lagi dihabiskan untuk urusan kepegawaian, melainkan fokus pada pelaksanaan program pembangunan Daerah, Ucap Rinto Wardana.
Ia juga menegaskan bahwa si Tahun 2026 ini kita masih berputar pada urusan pegawai. Februari nanti semua program harus sudah bergerak. Bapak-Ibu inilah motor penggeraknya tegas Rinto Wardana.[PERMAI SAPALAKKAI]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *