PADANG PANJANG, marapipost.com-SMA Negeri 2 Padang Panjang, Sumatera Barat jadikan Silek Tradisi sebagai sarana pendidikan karakter bagi peserta didik melalui peluncuran resmi program tersebut di lapangan sekolah itu.
Program Silek Tradisi ini merupakan bagian dari kebijakan utama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya pelestarian budaya Minangkabau terintegrasi dengan pendidikan karakter di tingkat SMA dan SMK.
Kegiatan launching Sabtu (24/2/2026) dihadiri Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah I Dinas Pendidikan Sumatera Barat, diwakili Koordinator Pengawas SMA/SMK Kota Padang Panjang, Rini Lesmana, tim pelatih silat, perwakilan Polsek setempat, serta tamu undangan lainnya.
Kepala SMA Negeri 2, Yurnilis dalam sambutannya menyampaikan, Silek Tradisi tidak hanya mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, etika, tanggung jawab, serta filosofi hidup masyarakat Minangkabau kepada para siswa.
“Melalui kegiatan Silek Tradisi ini, kami berharap peserta didik tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter, jati diri, dan kecintaan terhadap budaya Minangkabau”, ujarnya.
Sementara itu, Rini Lesmana mengutarakan, Silek Tradisi merupakan program prioritas Pemprov yang dilaksanakan secara serentak di seluruh SMA dan SMK di Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal.
Perwakilan tim pelatih silat, Nova Indra menyatakan komitmen para pelatih untuk membina siswa secara profesional, aman, dan berkelanjutan agar tujuan pendidikan karakter melalui Silek Tradisi dapat tercapai secara optimal.
Kegiatan launching ditutup dengan demonstrasi Silek Tradisi yang mendapat sambutan antusias dari peserta didik dan tamu undangan. Dengan pelaksanaan program ini, SMA Negeri 2 menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya Minangkabau melalui dunia pendidikan.[*]
Sumber: Kominfo Padang Padang











