{"id":49421,"date":"2026-10-27T22:13:09","date_gmt":"2026-10-27T15:13:09","guid":{"rendered":"https:\/\/marapipost.com\/?p=49421"},"modified":"2026-10-27T22:14:32","modified_gmt":"2026-10-27T15:14:32","slug":"kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/","title":{"rendered":"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian"},"content":{"rendered":"<h4><strong>AGAM, Marapi Post.com-<\/strong>Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Padang Mardani, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, masih menyisakan persoalan.<\/h4>\n<p>Sebanyak 16 petani yang tergabung dalam Koperasi Produsen Perjuangan Padang Mardani (KP3M) meminta pemerintah untuk memberikan kepastian atas nilai penggantian tanaman mereka terhadap luas tanaman jagung 8 hektar, dan kapan akan diserahkan, sementara pembangunan huntap tetap jalan.<\/p>\n<p>Ketua KP3M, Yurnalis, menjelaskan Selasa (27\/10\/2026) pihaknya mempersoalkan perubahan nilai kompensasi yang semula disebut mencapai Rp200 juta, tetapi kemudian menjadi Rp100 juta.<\/p>\n<p>Menurut Yurnalis, kesepakatan mengenai nilai tersebut dibahas dalam pertemuan yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Namun, ia menyayangkan nilai yang disepakati itu kemudian berkurang hingga 50 persen.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak pernah menghalangi pembangunan, apalagi ini untuk kepentingan masyarakat. Namun, perhitungannya harus jelas dan ada rasa keadilan bagi petani yang tanamannya terdampak,\u201d ujar Yurnalis.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, terdapat 16 petani yang menggarap lahan sekitar delapan hektare dan terdampak pembersihan tanaman jagung untuk persiapan pembangunan Huntap. Para petani, katanya, berharap pemerintah tetap konsisten terhadap hasil pembahasan sebelumnya.<\/p>\n<p>Yurnalis menegaskan, pihaknya mendukung pembangunan hunian bagi masyarakat korban bencana banjir bandang dan galodo. Namun, ia meminta dua hal menjadi perhatian pemerintah, yakni kejelasan relokasi serta penggantian tanaman jagung yang terdampak.<\/p>\n<p>\u201cKami hanya meminta keadilan. Petani yang terdampak dan masyarakat yang akan menempati Huntap sama-sama warga yang perlu mendapat perhatian pemerintah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ketua Yurnalis mengakui, sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Luthfi, telah menjelaskan, pemerintah daerah tidak memberikan ganti rugi tanah karena lahan yang digunakan untuk pembangunan Huntap tersebut merupakan tanah negara, tapi yang diminta masyarakat adalah konpensasi kerugian tanaman.<\/p>\n<p>Menurutnya, bantuan yang disiapkan pemerintah daerah berupa dana kerohiman atau silih jariah bagi petani yang tanaman jagungnya terdampak, dengan total anggaran hanya Rp100 juta.<\/p>\n<p>Dengan demikian, persoalan yang berkembang bukan menyangkut ganti rugi kepemilikan tanah, melainkan perbedaan pandangan mengenai besaran penggantian tanaman yang telah dibersihkan untuk pembangunan hunian tetap.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diterbitkan, alasan perubahan nilai dari Rp200 juta menjadi Rp100 juta belum diperoleh secara terperinci dari pihak pemerintah daerah. Penjelasan mengenai dasar perhitungan, hasil kajian teknis, serta mekanisme penyaluran dana masih diperlukan agar persoalan ini dapat dipahami secara utuh oleh semua pihak.<\/p>\n<p>Yurnalis mengakui, pembangunan huntap merupakan bagian dari program relokasi masyarakat terdampak bencana. Dari total 440 unit yang direncanakan, sebanyak 280 unit akan dibangun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sedangkan 160 unit lainnya dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.<\/p>\n<p>Lahan tersebut telah dibersihkan dari tanaman jagung, dan tanaman lainnya disaksikan Bupati Agam Benni Warlis, Kapolres Agam AKBP Masnoni, Danyonif TP 897\/Singgalang Letkol Inf Saor Jonathan Lumbanbatu, Sekda Agam Luthfi, Camat Lubuk Basung Ricky Eka Putra, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan OPD terkait.<\/p>\n<p>Dalam proses pembersihan lahan, aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, dan unsur pemerintah daerah tampak disiagakan di lokasi.<\/p>\n<p>Pembangunan Huntap merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Namun, penyelesaian persoalan tanaman milik petani penggarap juga perlu dilakukan secara transparan, berdasarkan perhitungan yang dapat dijelaskan dan melalui komunikasi yang terbuka.<\/p>\n<p>Kejelasan dasar penetapan kompensasi, kesesuaian dengan hasil kajian teknis, serta kepastian penyelesaian bagi petani diharapkan dapat mencegah berlarut-larutnya polemik. Dengan begitu, pembangunan Huntap dapat berjalan dan aspirasi masyarakat yang terdampak tetap memperoleh perhatian secara adil dan proporsional, tutur Yurnalis.<strong>[lk]<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AGAM, Marapi Post.com-Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49422,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,84],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-49421","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agam","category-sumatera-barat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian - Marapi Post<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Pada\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian - Marapi Post\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Pada\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Marapi Post\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-27T15:13:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-27T15:14:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DIMUAT-18-700x400.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Marapipost\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Marapipost\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Marapipost\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cd1e4078170154e6a9f52172292d2735\"},\"headline\":\"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian\",\"datePublished\":\"2026-10-27T15:13:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-27T15:14:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/\"},\"wordCount\":540,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DIMUAT-18.png\",\"articleSection\":[\"Agam\",\"Sumatera Barat\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/\",\"name\":\"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian - Marapi Post\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DIMUAT-18.png\",\"datePublished\":\"2026-10-27T15:13:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-27T15:14:32+00:00\",\"description\":\"Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Pada\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DIMUAT-18.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DIMUAT-18.png\",\"width\":1626,\"height\":967},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/\",\"name\":\"Marapi Post\",\"description\":\"Cerdas, Inspiratif dan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#organization\",\"name\":\"Marapi Post\",\"url\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Untitled-design-59-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Untitled-design-59-1.webp\",\"width\":200,\"height\":40,\"caption\":\"Marapi Post\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cd1e4078170154e6a9f52172292d2735\",\"name\":\"Marapipost\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3bd10ecf2a626cdc0ace206a35486cac04303f9e4d76209ffee6ba93e6c352a5?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3bd10ecf2a626cdc0ace206a35486cac04303f9e4d76209ffee6ba93e6c352a5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3bd10ecf2a626cdc0ace206a35486cac04303f9e4d76209ffee6ba93e6c352a5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Marapipost\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/marapipost.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/marapipost.com\\\/index.php\\\/author\\\/marapipost\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian - Marapi Post","description":"Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Pada","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian - Marapi Post","og_description":"Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Pada","og_url":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/","og_site_name":"Marapi Post","article_published_time":"2026-10-27T15:13:09+00:00","article_modified_time":"2026-10-27T15:14:32+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"http:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DIMUAT-18-700x400.png","type":"image\/png"}],"author":"Marapipost","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Marapipost","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/"},"author":{"name":"Marapipost","@id":"https:\/\/marapipost.com\/#\/schema\/person\/cd1e4078170154e6a9f52172292d2735"},"headline":"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian","datePublished":"2026-10-27T15:13:09+00:00","dateModified":"2026-10-27T15:14:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/"},"wordCount":540,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DIMUAT-18.png","articleSection":["Agam","Sumatera Barat"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/","url":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/","name":"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian - Marapi Post","isPartOf":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DIMUAT-18.png","datePublished":"2026-10-27T15:13:09+00:00","dateModified":"2026-10-27T15:14:32+00:00","description":"Persoalan kompensasi tanaman jagung yang terdampak pembersihan lahan (land clearing) untuk pembangunan 440 unit Hunian Tetap (Huntap) di Pada","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#primaryimage","url":"https:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DIMUAT-18.png","contentUrl":"https:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DIMUAT-18.png","width":1626,"height":967},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/2026\/10\/27\/kompensasi-tanaman-jagung-turun-jadi-50-persen-masyarakat-minta-kepatian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/marapipost.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kompensasi Tanaman Jagung Turun Jadi 50 Persen, Masyarakat Minta Kepastian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/marapipost.com\/#website","url":"https:\/\/marapipost.com\/","name":"Marapi Post","description":"Cerdas, Inspiratif dan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/marapipost.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/marapipost.com\/#organization","name":"Marapi Post","url":"https:\/\/marapipost.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/marapipost.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Untitled-design-59-1.webp","contentUrl":"https:\/\/marapipost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Untitled-design-59-1.webp","width":200,"height":40,"caption":"Marapi Post"},"image":{"@id":"https:\/\/marapipost.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/marapipost.com\/#\/schema\/person\/cd1e4078170154e6a9f52172292d2735","name":"Marapipost","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3bd10ecf2a626cdc0ace206a35486cac04303f9e4d76209ffee6ba93e6c352a5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3bd10ecf2a626cdc0ace206a35486cac04303f9e4d76209ffee6ba93e6c352a5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3bd10ecf2a626cdc0ace206a35486cac04303f9e4d76209ffee6ba93e6c352a5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Marapipost"},"sameAs":["http:\/\/marapipost.com"],"url":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/author\/marapipost\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49421"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49421\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49424,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49421\/revisions\/49424"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49422"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49421"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marapipost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=49421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}